Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Sulap Potensi Kelor dan Rosella Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, INC,-2 Juli 2026 – Kelor yang tumbuh di pekarangan warga dan rosella yang dibudidayakan di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kelurahan Bukit Besar menyimpan potensi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui Pelatihan Pemanfaatan Kelor dan Rosella sebagai Teh Herbal untuk Mendukung Ketahanan Pangan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal (IT) Pangkal Balam membekali Kelompok Sahabat Kreatif dengan keterampilan mengolah kedua tanaman tersebut menjadi teh herbal bernilai ekonomi, Kamis (25/6).

Program ini merupakan kelanjutan pendampingan Pertamina yang telah berjalan sejak 2024 dan diperkuat melalui pembentukan Kelompok Sahabat Kreatif sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam mengembangkan potensi pangan lokal.

Pelatihan yang diikuti 15 peserta ini menghadirkan narasumber dari Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Pangkalpinang. Melalui materi dan praktik pembuatan teh herbal sesuai standar keamanan pangan, peserta dibekali keterampilan mengolah kelor dan rosella yang selama ini dimanfaatkan secara sederhana menjadi produk herbal yang bermanfaat bagi kesehatan sekaligus memiliki nilai ekonomi.

Baca Juga :  Lewat Program Ganas Lebak Cindo, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Ajak Warga Nabung Sampah

Narasumber sekaligus Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Kota Pangkalpinang, Yiyi Zilaida Dwitri, mengatakan kelor dan rosella memiliki potensi besar sebagai pangan fungsional apabila diolah dengan baik.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya mengenal kelor dan rosella sebagai tanaman pekarangan, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi teh herbal yang aman, bermutu, dan bernilai tambah. Potensi lokal ini dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang usaha,” ujar Yiyi.

Ketua Kelompok Sahabat Kreatif, Berna, mengaku pelatihan tersebut membuka wawasan baru bagi kelompoknya.

“Kini kami memahami cara mengolah kelor dan rosella menjadi teh herbal yang lebih berkualitas dan bernilai jual. Semoga ini menjadi peluang usaha baru bagi kelompok kami.” tutur Berna.

Sebagai tindak lanjut, Kelompok Sahabat Kreatif akan melakukan penanaman kelor dan rosella secara berkelanjutan untuk memastikan ketersediaan bahan baku. Hasil panennya akan diolah menjadi teh herbal dan dipasarkan melalui koperasi, media digital, maupun penjualan langsung kepada masyarakat.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Produk UMKM Lokal di Festival Kuliner Kota Gajah 2026

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan program ini dirancang agar masyarakat mampu mengembangkan potensi di sekitarnya menjadi sumber manfaat yang berkelanjutan.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat potensi lokal sebagai tanaman yang mudah ditemui, tetapi mampu mengolahnya menjadi produk yang bermanfaat bagi kesehatan sekaligus memiliki nilai ekonomi. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap Kelompok Sahabat Kreatif dapat tumbuh mandiri dan menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar,” ujar Rusminto.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus menghadirkan program pemberdayaan yang mendukung pencapaian _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

 

Berita Terkait

PWI Bateng Ingatkan Pertamina: Rakyat Menunggu Aksi, Bukan Sekadar Pernyataan
Pertalite Tembus Rp14 Ribu per Liter di Kulur, Warga Menjerit: SPBU Diduga Dikuasai Pengerit Bertangki Modifikasi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Produk UMKM Lokal di Festival Kuliner Kota Gajah 2026
SPBU Nibung Diduga Layani Pengerit BBM Subsidi
Ombudsman Babel: Pungutan Berkedok Paguyuban di Sekolah Negeri Tetap Melanggar
Dari Fasilitas hingga Penguatan Kapasitas, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat TPA Ramah Anak di Jambi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel dan P4S Lembah Suhita Kampanyekan Konservasi Lebah melalui World Bee Day 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Semangat Berbagi Lewat Touring BAPOR Motorsport di Bengkulu

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:57 WIB

PWI Bateng Ingatkan Pertamina: Rakyat Menunggu Aksi, Bukan Sekadar Pernyataan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:02 WIB

Pertalite Tembus Rp14 Ribu per Liter di Kulur, Warga Menjerit: SPBU Diduga Dikuasai Pengerit Bertangki Modifikasi

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:52 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Sulap Potensi Kelor dan Rosella Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:46 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Produk UMKM Lokal di Festival Kuliner Kota Gajah 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:38 WIB

SPBU Nibung Diduga Layani Pengerit BBM Subsidi

Berita Terbaru