Forjubes, Pemkab OKI dan PT. OKI Pulp Sepakat Buka Demplot Cegah Karhutla

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kayuagung, inewsnusantara.com-Gagasan pemanfaatan lahan gambut melalui pembangunan demplot pertanian terpadu sebagai upaya menekan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah Kabupaten OKI bersama sejumlah pemangku kepentingan sepakat mendukung pembangunan demplot budidaya nanas, kopi liberika, dan pinang di kawasan Sepucuk.

Kesepakatan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda OKI, Senin (15/6/2026). Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi Forum Jurnalis Bende Seguguk (FORJUBES) dengan Bupati OKI pada 5 Januari 2026 terkait pemanfaatan lahan gambut sebagai kawasan produktif sekaligus langkah pencegahan karhutla.

Rapat dilaksanakan berdasarkan Undangan Nomor 500.17.3.1/972/Dispertan/2026 yang ditandatangani Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, Alamsyah.

Hadir dalam rapat tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten OKI, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten OKI Alexander SP MSi, perwakilan BPBD Kabupaten OKI, Direktur PT OKI Pulp & Paper yang diwakili Gadang Hartawan, Kepala UPTD KPH Wilayah V Lempuing Mesuji Edi Warsah, Ketua FORJUBES OKI, Nurmuin serta Sekretaris Jenderal FORJUBES, Adi Warta.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Bersama Dharmawanita Santuni Korban Kebakaran

Dalam pertemuan tersebut, FORJUBES memaparkan hasil studi banding ke Provinsi Jambi yang sebelumnya dilakukan bersama PT OKI Pulp & Paper. Studi tersebut mengkaji keberhasilan masyarakat dalam mengembangkan komoditas nanas Tangkit, kopi liberika, dan pinang pada lahan gambut yang selama ini identik dengan risiko kebakaran.

Hasil studi menunjukkan bahwa lahan gambut yang dikelola dengan baik tidak hanya mampu menghasilkan komoditas bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga dapat menjaga kelembapan lahan sehingga berpotensi mengurangi risiko kebakaran saat musim kemarau.

Melalui diskusi yang berlangsung, seluruh peserta rapat menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan demplot percontohan di kawasan Sepucuk. Demplot tersebut nantinya akan melibatkan kelompok gabungan tani (Gapoktan) setempat sebagai pelaksana utama di lapangan.

Selain menjadi sarana pembelajaran bagi petani, demplot tersebut diharapkan menjadi model pengembangan ekonomi berbasis gambut yang dapat direplikasi di berbagai wilayah rawan karhutla di Kabupaten OKI.

Baca Juga :  Hari Ke 7 Pencarian Siswa SD Hilang, Basarnas Kerahkan Eksavator Amfibi

Perwakilan PT OKI Pulp & Paper, perangkat daerah terkait, BPBD, KPH, hingga FORJUBES menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan memberikan dukungan sesuai tugas dan fungsi masing-masing guna memastikan program tersebut berjalan dengan baik.

Ketua FORJUBES OKI, Nurmuin, menyampaikan bahwa gagasan pembangunan demplot lahir dari keinginan untuk menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan karhutla yang selama ini menjadi tantangan besar di Kabupaten OKI.

Menurutnya, pendekatan pencegahan melalui pemanfaatan lahan gambut secara produktif perlu didorong karena memberikan manfaat ganda, yakni menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Demplot ini bukan hanya tentang pertanian, tetapi juga bagaimana menghadirkan model pencegahan karhutla yang melibatkan masyarakat secara langsung melalui kegiatan ekonomi produktif,” ujarnya.

Sementara itu, peserta rapat sepakat bahwa langkah berikutnya adalah melakukan identifikasi lokasi, penyusunan konsep teknis, serta pelibatan Gapoktan sebagai mitra utama dalam pengelolaan demplot.

Apabila berhasil, program ini diharapkan menjadi percontohan pengelolaan lahan gambut berkelanjutan di Kabupaten OKI yang mampu mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara bersamaan.

Berita Terkait

Babinsa Koptu Helmi Berjuang Bersama Masyarakat Padamkan Api
Polres OKI Selidiki Dugaan Perjudian Sabung Ayam di Pematang Panggang
Dandim 0430/BA Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla, Berjibaku di Tengah Gelapnya Malam
Manfaatkan Patroli Desa, Koptu Helmi Himbau Warga Jaga Kesehatan
Buka Lahan dengan Cara Dibakar, Api Merambat hingga 6 Hektare, Seorang Pria Diamankan Polres Banyuasin
PEP Prabumulih, Pendopo dan Adera Field Gelar Lensa Energi, 140 Siswa SD Periksa Kesehatan Mata Gratis
Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Area Perkebunan Sawit PT. Swadaya Bhakti NegaraMas (PT Indofood) di Desa Pulai Gading
Resmi Dikukuhkan, DPC Forum Cakar Sriwijaya Ogan Ilir Siap Sinergi Dengan Pemda, TNI dan Polri

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Babinsa Koptu Helmi Berjuang Bersama Masyarakat Padamkan Api

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Polres OKI Selidiki Dugaan Perjudian Sabung Ayam di Pematang Panggang

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Dandim 0430/BA Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla, Berjibaku di Tengah Gelapnya Malam

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Buka Lahan dengan Cara Dibakar, Api Merambat hingga 6 Hektare, Seorang Pria Diamankan Polres Banyuasin

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:40 WIB

PEP Prabumulih, Pendopo dan Adera Field Gelar Lensa Energi, 140 Siswa SD Periksa Kesehatan Mata Gratis

Berita Terbaru

Banyuasin

Babinsa Koptu Helmi Berjuang Bersama Masyarakat Padamkan Api

Selasa, 25 Agu 2026 - 17:53 WIB