BANYUASIN – Kantor Desa Air Senggeris, Kecamatan Suak Tapeh, Kabupaten Banyuasin, menjadi sasaran aksi pencurian pada Selasa (4/8) dini hari. AKantorkibat kejadian tersebut, sejumlah barang inventaris milik desa raib digondol pelaku dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp 33.500.000,00.
Kepala Desa (Kades) Air Senggeris Ardiansyah, mengatakan aksi pencurian pertama kali diketahui sekitar jam 08.00 WIB, saat Kadus II Epriyadi hendak membuka kantor untuk melaksanakan piket di kantor, Epriadi mendapati pintu kantor dalam kondisi rusak.
“Kadus II yang pertama mengetahui. Saat akan membuka kantor, pintunya sudah dalam keadaan rusak. Setelah dicek ke dalam, ternyata sejumlah ruangan sudah diacak-acak,” ujar Kades Air Senggeris Ardiansyah, saat dikonfirmasi, Kamis (6/8).
Berdasarkan keterangan Kasi
Pemerintahan Nopi Asri pelaku diduga beraksi sekitar pukul 02.00 WIB.”Saat kami membuat laporan ke Polsek Betung kami jelaskan bahwa kejadiannya mungkin sekitar pukul dua,” jelas Ardiansyah.
Hasil pemeriksaan menunjukkan ada tiga ruangan menjadi sasaran pelaku, yakni ruang Kepala Desa, ruangan arsip desa, dan ruangan perangkat desa.
Seluruh laci serta lemari di ruangan tersebut ditemukan dalam kondisi terbuka dan berantakan
Sejumlah barang inventaris yang dilaporkan hilang meliputi tiga unit laptop, satu unit speacer aktif, satu unit mesin rumput, dan satu unit mesin parut kelapa.”Untuk taksiran kerugian sementara sekitar Rp 33.500.000,00,” terangnya.
Ia menduga aksi pencurian dilakukan lebih dari satu orang. Pasalnya, selain merusak pintu belakang kantor sebagai akses masuk, pelaku juga membawa kabur barang-barang berukuran besar yang diperkirakan sulit diangkut seorang diri
“Kemungkinan pelakunya lebih dari satu orang. Barang yang dibawa cukup banyak dan cukup berat, sehingga diduga mereka beraksi secara berkelompok,” pungkasnya.
Kasus pembobolan Kantor Desa Air Senggeris kini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas telah melakukan penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk mengungkap identitas sekaligus menangkap para pelaku. (Adm)












