Bangka, INC. — Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Bangka Belitung sekaligus anggota DPRD Provinsi Babel daerah pemilihan Bangka, Imam Wahyudi, menegaskan bahwa kerja politik partainya ke depan tidak hanya berorientasi pada perolehan suara, tetapi juga memperkuat kehadiran kader di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Imam saat menghadiri kegiatan reses bersama anggota DPRD Kabupaten Bangka, Eri Gustian, S.H., di wilayah Rambang, 24 Agustus 2026.
Menurut Imam, wakil rakyat harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk mengetahui persoalan yang dihadapi warga. Aspirasi yang ditemukan di lapangan kemudian harus ditampung, disampaikan dan diperjuangkan melalui jalur pemerintahan.
“Memang seharusnya kita sebagai wakil rakyat itu harus turun ke masyarakat. Kita harus menyerap, menampung aspirasi, sekaligus menyampaikan dan memperjuangkannya,” kata Imam.
Ia menilai kader-kader PDI Perjuangan, termasuk jajaran DPC, selama ini telah berupaya menjaga kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran kader dinilai semakin penting di tengah kondisi cuaca yang cukup ekstrem.
Imam turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun membakar sampah sembarangan. Menurutnya, kondisi cuaca panas dan kering dapat membuat api dengan cepat menyebar dan berpotensi menimbulkan persoalan yang lebih besar.
Namun, di balik kegiatan reses dan kerja sosial tersebut, Imam juga membuka target politik PDI Perjuangan untuk menghadapi pertarungan politik berikutnya.
Ia secara terbuka menyebut partainya ingin mempertahankan posisi Ketua DPRD Kabupaten Bangka sekaligus meningkatkan jumlah kursi legislatif.
“Saat ini kita memiliki sembilan kursi, harapannya tentu bisa bertambah menjadi 12, kemudian 15, dan seterusnya,” tegasnya.
Target tersebut menunjukkan bahwa PDI Perjuangan tidak ingin berhenti pada capaian sembilan kursi yang dimiliki saat ini. Penguatan struktur dan kedekatan kader dengan masyarakat menjadi bagian dari langkah untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kekuatan politik partai.
Imam juga berharap kekuatan politik PDI Perjuangan dapat semakin terkonsolidasi mulai dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten. Menurutnya, keselarasan tersebut akan mempermudah komunikasi dalam menjalankan pembangunan.
“Harapan kita, pusat, provinsi, dan daerah bisa satu warna. Dengan begitu, kita akan lebih mudah membangun komunikasi dan menjalankan pembangunan,” ujarnya.
Ketika ditanya mengenai isu dirinya bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Bangka berpotensi maju ke eksekutif, Imam memilih tidak berspekulasi terlalu jauh.
Ia menilai saat ini kader partai masih harus fokus menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dan bekerja untuk masyarakat. Menurutnya, setiap kader maupun masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menentukan pilihan politik pada waktunya.
“Yang paling penting kita jalankan tugas kita sebagai wakil rakyat. Kita turun ke masyarakat, menyerap aspirasi, menampung aspirasi, kemudian menyampaikan dan memperjuangkannya. Itu yang harus kita lakukan,” pungkas Imam.












