Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Area Perkebunan Sawit PT. Swadaya Bhakti NegaraMas (PT Indofood) di Desa Pulai Gading

- Redaksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musi Banyuasin,INC, – Jumat 21 Agustus 2026
21 Agustus 2026 — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Diduga berasal dari perkebunan kelapa sawit PT. Indofood / PT.Swadaya Bhakti NegaraMas Blok L 25 di Desa Pulai Gading pada Jumat (21/8/2026) pagi.
Berdasarkan kutipan dari www.targettipikornews.com, Kepulan asap pekat tampak membubung tinggi diantara barisan pohon kelapa sawit, memperlihatkan besarnya potensi ancaman kebakaran yang terjadi di area tersebut.
Berdasarkan pantauan dan dokumentasi di lokasi sekitar pukul 09.06 WIB, sejumlah warga serta pekerja lokal terlihat berupaya melakukan penanganan awal dan evakuasi menggunakan kendaraan roda dua di tengah medan perkebunan yang sudah tertutup asap pekat. Kondisi tanah yang kering serta jarak pandang yang terbatas menambah tingkat kesulitan mitigasi di lapangan.
Peristiwa ini memicu sorotan dari warga setempat terkait tingkat kesiapsiagaan sumber daya manusia (SDM) serta efektivitas sarana pencegahan kebakaran yang dimiliki pengelola perkebunan.
Diduga, kurangnya pengawasan ketat di area perimeter sekitar perkebunan serta minimnya tanggap darurat menjadi pemicu cepat meluasnya titik api di kawasan tersebut.
Sementara itu ketika dikonfirmasi EM PT SBN Arif mengakui area yang terbakar di PT SBN dengan luas area yang terbakar 6,1 Hektar,hingga Jum,at siang pihak perusahaan masih melakukan proses pendinginan agar api benar-benar padam.

Baca Juga :  Pemdes Sukaraja Sukses Salurkan BLT DD Tahap Kedua Tahun 2025

“Kami kerahkan Tim Damkar 1 mobil tangki kapasitas 5000 liter 1 dan 2000 liter 3 unit. Alat padam 1,pompa bertekanan tinggi dan 6 pompa Robin serta Personil 60 orang” jelas Arif.
Arif juga menyatakan dugaan awal penyebab karhutla dari puntung rokok warga, dugaan tersebut karena area berada di blok akses jalan warga.
Sementara itu M. Fahmi, S.T Ketua DKS Garda Prabowo Kecamatan Bayung Lencir berharap pihak pengelola kawasan perkebunan beserta instansi terkait dan aparat penegak hukum segera meluncurkan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, meredam sebaran api, serta mengevaluasi sistem manajemen penanggulangan karhutla di Perusahaan di wilayah tersebut.

Berita Terkait

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda
Reuni Guru & TU Purnabakti SMP Negeri 1 Banyuasin III, Jadi Momen Nostalgia & Silaturahmi
*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*
HAMASS Minta Kejati Sumsel Usut Dugaan KKN Cetak Sawah PALI
HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang
Penyaluran Air Bersih di Teluk Kecapi OI, Warga Bersyukur : Perlu 3 Hari Untuk Jernihkan Air Rawa
Perkuat Sinergi Dalam Menghadapi Karhutla, Pasis Dikreg LXVIII Seskoad Kunjungi Polres Banyuasin
Kapolres OKI Sambut 14 Personel Seskoad, Edukasi Warga Cegah Karhutla

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:36 WIB

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda

Minggu, 6 September 2026 - 10:53 WIB

Reuni Guru & TU Purnabakti SMP Negeri 1 Banyuasin III, Jadi Momen Nostalgia & Silaturahmi

Jumat, 4 September 2026 - 21:27 WIB

*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*

Kamis, 3 September 2026 - 20:19 WIB

HAMASS Minta Kejati Sumsel Usut Dugaan KKN Cetak Sawah PALI

Kamis, 3 September 2026 - 20:15 WIB

HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang

Berita Terbaru

Ogan Ilir

18 Lokal ORARI Sumsel Berkumpul di Tanjung Senai Gelar Musda

Minggu, 6 Sep 2026 - 11:36 WIB

Daerah

HAMASS Minta APH Periksa Kadimtan Kota Palembang

Kamis, 3 Sep 2026 - 20:15 WIB