Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ogan Ilir, inewsnusantara.com-Presiden RI Prabowo Subianto dalam kurun dua tahun terakhir terus memberlakukan efisensi anggaran belanja secara menyeluruh di berbagai lini pemerintahan.

Prabowo menggencet transfer anggaran pusat ke Pemerintah Daerah, termasuk pengurangan belanja dana desa, belanja pada Instansi vertikal di daerah pun pula anggaran pada satuan pendidikan.

Ditengah-tengah kesungguhan negara untuk berhemat, sebanyak 55 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Ogan Ilir dikabarkan ” plesiran ” wisata pantai di provinsi Lampung pada Sabtu dan Minggu 25- 26 Juli 2026.

Plesiran itu dibungkus Tema Temu Kangen Kepala Sekolah dan Seremonial Purna Bakti Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Ogan Ilir. Sayadi, M,Sos, M,Si.

Tim media yang merekam langsung kegiatan itu di Senaya Beach, Sabtu, (25/7/2026) . Setibanya dipantai, peserta plesiran terpantau merayakan euforia dengan menyewa All Terrain Vehicle (ATV), sewa kuda dan Delman dan berpose di tepi pantai.

Gaya hidup hedonis para tenaga pendidik di Kabupaten Ogan Ilir ini muncul, mereka ber swafoto dari atas ATV, berteriak kegirangan, tertawa terbahak bahak. Sebagian dari mereka juga dengan melambai lambaikan tangan bak seorang pemimpin negara di kerumunan rakyatnya.

Para kepala kepala sekolah ini mengenakan seragam warna merah. Pada hari itu, Mereka senyum sumringah dan bergembira ria menikmati suasana laut dan pantai hingga menjelang malam.

Waktu yang dijadwalkan tiba, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sayadi, tak hadir dalam acara itu. Dia diwakili oleh salah satu Kasi Bidang SMP, Yoga.

Baca Juga :  DPRD Palembang Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran 2024 Jadi Perda

Perjalanan wisata selama 2 hari 1 malam ini berlanjut, Minggu pagi, 26 Juli 2026. Peserta terlihat meninggalkan Senaya Beach and Resort untuk wisata pantai Kiyoko Beach kemudian pergi belanja ke pusat oleh oleh khas Lampung.

Publik mempertanyakan, sumber uang plesiran. Diberbagai berita, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Ogan Ilir, Junaidi membantah adanya penggunaan anggaran dan keuangan negara dalam perjalanan itu.

” Ini agenda resmi MKKS, menggunakan biaya pribadi tanpa menggunakan anggaran negara maupun dana sekolah,” ujar Junaidi.

Hal ini menjadi kontradiktif dengan statemen Junaid.

dimana keberangkatan dilaksanakan pada akhir bulan. Sementara para Kepsek gajian di awal bulan.

Pelesiran dilaksanakan setelah Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dilaksanakan. Biaya diduga berasal dari uang seragam sekolah atau diduga dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Triwulan ketiga yang baru saja dicairkan ?

Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Dicky Syailendra mengatakan, pihaknya akan menyampaikan informasi yang ia terima kepada Kepala Dinas Pendidikan.

” Kami akan klarifikasi kepada Kepala Dinas nya, kegiatan itu kapan dilakukan,” ujar Dicky, Selasa, (28/7/2026).

Menanggapi pencatutan nama Kadisdik dalam Plesiran tersebut. Dicky mengatakan kemungkinan terjadi misskomunikasi.

” Mungkin ada miss komunikasi. Terima kasih informasinya,” tukas Dicky.

Baca Juga :  132 Mahasiswa Polstat STIS Siap Abdikan Diri di Tengah Masyarakat OKI

Untuk menghadirkan keberimbangan dalam berita, awak media mencoba meminta konfirmasi kepada Kepala Sekolah SMP N 1 Pemulutan sekaligus Ketua MKKS Kabupaten Ogan Ilir, Junaidi pada hari Senin, 27 Juli 2026.

Salah seorang staff mengatakan, Kepsek Junaidi tidak masuk kerja.

” Biasanya Senin pagi bapak sudah datang, nah hari ini ( 11.30.WIB ) beliau belum datang ke sekolah,” ujar staff.

Upaya konfirmasi juga dilakukan pada Selasa, 28 Juli 2026. Namun Kepsek Junaidi belum berhasil ditemui. Menurut salah satu staff, Junaidi masuk kerja dan ada dilingkungan sekolah.

Selang beberapa waktu kemudian, salah seorang staff lain mengatakan bahwa Kepala Sekolah pergi ke Dinas Pendidikan.

” Bapak sudah dari tadi pergi ke Dinas Pendidikan,” kata staff singkat.

Data rundown diterima awak media, biaya masing masing Kepala Sekolah menyetor Rp 1,2 Juta per orang. Pelunasan sebelum berangkat pada Tanggal 18 Juli 2026.

Adapun fasilitas atas kompensasi pembayaran berupa Bis full ac, Penginapan di Senaya Resort, Tiket Destinasi, Makan siang 2x, Makan malam 1x, Sarapan pagi 1x, Air mineral 1 botol, Acara perpisahan di Resort,, Biaya untuk Cendera mata, Biaya tamu undangan: Kadin , Kabid dan staf (akomodasi, oleh oleh dan pelayanan lainnya).

Biaya plesir ditransfer ke rekening Bank Mandiri. 1×20××67×6××9 dan Bank Sumsel Babel Dina 1x10Xx0x4x6 a.n Dina Renita. (Adiearza)

Berita Terkait

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla
Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas
Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita
HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl
Kapolres OKI dan Dandim 0402 Perkuat Sinergi TNI-Polri
Operasi Patuh musi Polres OKI Dimulai, Enam Pelanggaran Jadi Sasaran Prioritas
Kapolres OKI Ajak Siswa SMAN 3 Unggulan Cegah Bullying

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Kapolres OKI Sambangi Warga Cokro, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Polres OKI Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Siswa TK Belajar Bahaya Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Polsek Rambutan Amankan Pria Diduga Pengedar Sabu, 11 Paket Barang Bukti Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:27 WIB

HAMASS Akan Kembali Demo Oknum Sekretaris Dinkes OKl

Berita Terbaru

Daerah

Dinkes OKI Sepakati MoU RSUD Kayu Agung Dengan Puskesmas

Selasa, 27 Okt 2026 - 17:59 WIB