Bangka, INC,. – Panitia Pagelaran Budaya Tradisional “Titang Tue Doa Sekampung” di Kecamatan Belinyu terus memaksimalkan persiapan jelang hari pelaksanaan. Hingga Minggu (12/4/2026) malam, progres kegiatan dilaporkan telah mencapai sekitar 70 persen.
Hal itu, terungkap dalam rapat koordinasi dan pemantapan internal yang dihadiri Ketua Pelaksana Jahok, tokoh budaya, tokoh masyarakat, generasi muda, serta perwakilan Generasi Emas Indonesia (GESID) Bangka Belitung.
Sejumlah aspek penting seperti teknis lapangan, konsep acara, hingga koordinasi lintas elemen disebut telah berjalan. Namun, panitia mengakui masih ada kebutuhan yang harus segera dipenuhi dalam sisa waktu enam hari ke depan.
Ketua Pelaksana, Jahok menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan budaya yang telah hidup turun-temurun di tengah masyarakat.
Sementara itu, perwakilan GESID Babel menilai kesiapan panitia sudah cukup baik, namun perlu penguatan dukungan dari berbagai pihak agar pelaksanaan berjalan maksimal.
Kegiatan yang memasuki, tahun keempat ini diharapkan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda dalam melestarikan budaya lokal.
Panitia pun berharap adanya dukungan dari pemerintah, lembaga, dan dunia usaha agar kegiatan berjalan sukses serta berkelanjutan di masa mendatang.













