Satu Tahun Pos Toleransi Desa Kace, Densus 88 dan Warga Perkuat Benteng Anti Radikalisme

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bangka, INC,. — Semangat menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan masyarakat terus digaungkan dalam peringatan satu tahun Pos Satkamling “Toleransi” RT 01 Dusun 02 Kace Permai, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Sabtu (23/5/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban itu, menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi masyarakat, aparat keamanan, serta tokoh lintas elemen dalam menghadapi ancaman intoleransi, radikalisme, dan gangguan sosial di tengah masyarakat.

Mewakili Kasatgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 AT Polri AKBP Maslikan, S.Sos., M.Si., yang sedang menjalankan ibadah di Mekkah, IPDA Heriadi selaku Katim Pencegahan menegaskan bahwa, Pos Toleransi bukan sekadar fasilitas keamanan lingkungan, tetapi simbol persaudaraan, kepedulian sosial, dan komitmen menjaga keharmonisan masyarakat di tengah keberagaman.

 

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi saat ini membawa tantangan baru berupa penyebaran paham intoleran dan radikal melalui media digital yang mulai menyasar anak-anak hingga remaja.

 

“Ancaman radikalisme digital tidak bisa dianggap sepele. Konten kebencian dan intoleransi sangat mudah diakses generasi muda melalui media sosial maupun komunitas digital tertentu,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, berdasarkan pemetaan nasional, tercatat sekitar 112 anak di 26 provinsi terpapar ideologi ISIS, sementara 70 anak lainnya terpapar radikalisasi digital melalui True Crime Community (TCC). Fenomena tersebut menunjukkan bahwa penyebaran paham ekstrem kini berkembang dengan pola baru yang memerlukan penanganan serius dari seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Ops Senpi Musi 2025, Kades Taja Raya II Serahkan Senpira Dari Warganya Ke Polsek Betung

 

Tak hanya berbasis ideologi keagamaan, paham ekstrem global seperti White Supremacy hingga Neo Nazi juga mulai berkembang melalui ruang digital yang menyasar generasi muda yang sedang mencari jati diri.

 

“Radikalisme sering muncul dari luka batin, rasa marah, hingga perasaan terpinggirkan yang kemudian dimanfaatkan oleh kelompok tertentu. Karena itu, penanaman empati, nilai kebangsaan, dan cinta tanah air harus diperkuat mulai dari keluarga, sekolah, hingga lingkungan masyarakat,” jelasnya.

 

IPDA Heriadi menilai, keberadaan Pos Toleransi Desa Kace memiliki fungsi strategis sebagai ruang edukasi, dialog masyarakat, literasi digital, pembinaan generasi muda, sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan.

 

“Masyarakat yang saling peduli dan menjaga lingkungannya akan mampu mempersempit ruang berkembangnya paham radikal yang mengancam persatuan bangsa,” katanya.

 

Sementara itu, Kapolsek Mendo Barat IPTU Wendy Oktasa, turut mengapresiasi keberadaan Pos Satkamling “Toleransi” yang dinilai menjadi salah satu inovasi terbaik di Kabupaten Bangka dalam menjaga keamanan dan mempererat hubungan sosial masyarakat.

 

Ia mengungkapkan, selama menjabat sebagai Kapolsek Mendo Barat, dirinya mempelajari berbagai dinamika gangguan kamtibmas yang terjadi di wilayah tersebut, termasuk meningkatnya kasus pencurian menjelang Idul Adha akibat meningkatnya kebutuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Lapas Kelas II B Kayu Agung Tanam Pohon Kelapa Secara Virtual

 

Bahkan, pihak kepolisian baru-baru ini mengamankan sejumlah anak di bawah umur yang terlibat kasus pencurian sawit di luar wilayah Kecamatan Mendo Barat.

 

“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Kita semua memiliki kewajiban menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

 

Kapolsek juga menyampaikan rasa bangganya, terhadap kekompakan masyarakat Kace Permai dalam menjalankan program Pos Toleransi yang dinilai aktif dan konsisten.

 

Menurutnya, Pos Satkamling “Toleransi” Kace Permai saat ini menjadi salah satu yang terbaik di Kabupaten Bangka dan bahkan mewakili Polres Bangka dalam penilaian lomba Pos Satkamling tingkat Polda Kepulauan Bangka Belitung.

 

“Bukan soal pengakuan, tetapi bagaimana manfaat Pos Toleransi ini benar-benar dirasakan masyarakat. Ini kebanggaan bagi kami karena masyarakatnya aktif dan memiliki komitmen menjaga kebersamaan,” katanya.

 

Melalui peringatan satu tahun Pos Toleransi tersebut, seluruh elemen masyarakat diajak terus memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan, melindungi generasi muda dari pengaruh radikalisme digital, serta menghadirkan ruang-ruang positif demi terciptanya generasi yang moderat, toleran, cinta damai, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila serta keutuhan NKRI. (I20)

Berita Terkait

LAZISMU Babel dan BEM Pertiba Ketuk Hati Warga, Galang Dana untuk Korban Bencana
Imam Wahyudi Tegaskan, Wakil Rakyat Harus Turun ke Masyarakat, Serap dan Perjuangkan Aspirasi Warga
Reses Bukan Sekadar Serap Aspirasi, Eri Gustian Janji Kawal Keluhan Warga Rambang hingga ke Pemerintah Daerah
Reses DPRD Bangka, Marianto Kawal Aspirasi Warga hingga Insentif Guru TK/TPA
Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Area Perkebunan Sawit PT. Swadaya Bhakti NegaraMas (PT Indofood) di Desa Pulai Gading
8 Pejabat BRI Jalani Sidang Dugaan Kredit Bermasalah
Dua ASN Dishub Palembang Diperiksa
Dengarkan Pidato Kenegaraan HUT RI, Ketua DPRD OKI Ajak Perkuat Sinersigitas

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:33 WIB

LAZISMU Babel dan BEM Pertiba Ketuk Hati Warga, Galang Dana untuk Korban Bencana

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Imam Wahyudi Tegaskan, Wakil Rakyat Harus Turun ke Masyarakat, Serap dan Perjuangkan Aspirasi Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:56 WIB

Reses DPRD Bangka, Marianto Kawal Aspirasi Warga hingga Insentif Guru TK/TPA

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Area Perkebunan Sawit PT. Swadaya Bhakti NegaraMas (PT Indofood) di Desa Pulai Gading

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:29 WIB

8 Pejabat BRI Jalani Sidang Dugaan Kredit Bermasalah

Berita Terbaru

Banyuasin

Babinsa Koptu Helmi Berjuang Bersama Masyarakat Padamkan Api

Selasa, 25 Agu 2026 - 17:53 WIB