Janji Kartu Pangkalpinang Sejahtera Tak Pernah Terealisasi di Era Molen–Sopian

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BABELinewsnusantara. com,– Program Kartu Pangkalpinang Sejahtera (KPS) yang pernah digembar-gemborkan sebagai salah satu unggulan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Pada masa kepemimpinan Maulan Aklil (Molen) dan Wakil Wali Kota Sofyan, nyatanya hanya sebatas wacana. Hingga akhir masa jabatan keduanya, kartu yang digadang akan membantu masyarakat kurang mampu itu tidak pernah terealisasi.

Padahal, sejak tahun pertama menjabat pada 2018, masyarakat sudah menanyakan langsung kepada Wali Kota Molen soal realisasi Kartu Pangkalpinang Sejahtera. Saat itu, Molen menjawab dengan nada optimis namun mengambang.

“Sabar, kita akan bertahap menjalankan program-program yang sudah kami informasikan kepada masyarakat,” ujar Molen kala itu dalam salah satu pertemuan dengan warga.

Baca Juga :  Terima Penghargaan Dari Perpamsi, Komitmen Wali Kota Palembang Menuju 100 Persen Sambungan Air Bersih

Kartu Pangkalpinang Sejahtera disebut-sebut akan menjadi akses bantuan sosial terintegrasi yang mencakup subsidi pendidikan, layanan kesehatan gratis, serta bantuan kebutuhan pokok bagi warga berpenghasilan rendah. Program ini disambut positif oleh masyarakat karena dianggap mampu menjangkau langsung persoalan ekonomi warga di tengah mahalnya biaya hidup.

Namun, kenyataannya, hingga berakhirnya masa jabatan Molen–Sopian pada 2023, tidak ada satu pun warga yang menerima kartu tersebut. Bahkan, tidak terlihat adanya pengadaan kartu, sistem pendataan penerima manfaat, ataupun mekanisme distribusi yang disiapkan secara nyata.

Baca Juga :  Bersama Personil Koramil, Lapas Banyuasin Bersih-Bersih Kamar Hunian dari Benda Terlarang

Warga yang sempat berharap, kini merasa kecewa dan menganggap janji tersebut hanya menjadi alat kampanye.

“Kami sempat menunggu, tapi sampai Molen selesai menjabat, tidak ada apa-apa. Ini sudah jelas bukan lagi molor, tapi memang tidak pernah dikerjakan,” kata lysa, warga Kecamatan Rangkui.

Warga kini berharap agar pemimpin selanjutnya mampu merealisasikan program sejenis dengan perencanaan matang, komitmen tinggi, serta keberpihakan nyata kepada masyarakat kecil.

Berita Terkait

Demokrat Pangkalpinang Gelar Aksi Nyata, Bersihkan Lingkungan dan Bagikan 1 Ton Beras
Boy Lantik Andrian Samallo sebagai Ketua PWI Bangka Tengah Periode 2026–2029
LAZISMU Babel dan BEM Pertiba Ketuk Hati Warga, Galang Dana untuk Korban Bencana
Imam Wahyudi Tegaskan, Wakil Rakyat Harus Turun ke Masyarakat, Serap dan Perjuangkan Aspirasi Warga
Reses Bukan Sekadar Serap Aspirasi, Eri Gustian Janji Kawal Keluhan Warga Rambang hingga ke Pemerintah Daerah
Reses DPRD Bangka, Marianto Kawal Aspirasi Warga hingga Insentif Guru TK/TPA
Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Area Perkebunan Sawit PT. Swadaya Bhakti NegaraMas (PT Indofood) di Desa Pulai Gading
8 Pejabat BRI Jalani Sidang Dugaan Kredit Bermasalah

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Demokrat Pangkalpinang Gelar Aksi Nyata, Bersihkan Lingkungan dan Bagikan 1 Ton Beras

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Boy Lantik Andrian Samallo sebagai Ketua PWI Bangka Tengah Periode 2026–2029

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:33 WIB

LAZISMU Babel dan BEM Pertiba Ketuk Hati Warga, Galang Dana untuk Korban Bencana

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Imam Wahyudi Tegaskan, Wakil Rakyat Harus Turun ke Masyarakat, Serap dan Perjuangkan Aspirasi Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Reses Bukan Sekadar Serap Aspirasi, Eri Gustian Janji Kawal Keluhan Warga Rambang hingga ke Pemerintah Daerah

Berita Terbaru