Pangkalpinang, INC,. — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat langkah pemberantasan narkoba dengan menggandeng masyarakat di berbagai wilayah. Salah satunya melalui kolaborasi dengan warga di kawasan Sungaiselan Atas yang saat ini telah berstatus kelurahan.
Kepala Bidang Intelijen dan Pemberantasan BNNP Babel, Ichlas Gunawan, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menekan peredaran gelap narkotika. Menurutnya, pendekatan kolaboratif ini mulai menunjukkan dampak positif berupa penurunan aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Ia menjelaskan, pihaknya tetap mengedepankan perlindungan terhadap identitas masyarakat yang memberikan informasi. Kerahasiaan pelapor dijaga agar tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Ichlas menilai peredaran narkoba memiliki karakter seperti teori gunung es, di mana kasus yang terlihat di permukaan hanya sebagian kecil dari kondisi yang sebenarnya. Karena itu, setiap informasi sekecil apa pun dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara serius oleh pihaknya.
Ia mencontohkan wilayah Sungaiselan, yang sempat menjadi perhatian dalam upaya pemantauan peredaran narkoba. Meski belum dilakukan tindakan eksekusi oleh BNNP, penindakan terlebih dahulu telah dilakukan oleh kepolisian setempat.
Menurutnya, langkah penanganan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan dampak negatif atau menjadi bumerang bagi masyarakat.
Di tengah keterbatasan personel, Ichlas mengakui pihaknya tetap berupaya memaksimalkan kinerja. Saat ini, bidang yang dipimpinnya hanya didukung sekitar 23 personel yang harus menangani wilayah kerja yang cukup luas.
Ia juga menyoroti belum adanya kantor BNN di Kabupaten Bangka Tengah. Oleh karena itu, dukungan informasi dari masyarakat dinilai sangat membantu dalam upaya penindakan dan pencegahan.
Ichlas menegaskan, setiap laporan yang masuk dari masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai prosedur. Ia berharap sinergi antara aparat dan masyarakat terus terjaga demi menekan peredaran narkoba di Bangka Belitung. (I20/INC)













