Yus Rizal Perjuangkan Aspirasi Warga Bangka di Tengah Keterbatasan Anggaran

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangka – INC,-Anggota DPRD Kabupaten Bangka dari Fraksi PKS, Yus Rizal, menyoroti belum terealisasinya aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan reses. Hal itu disampaikannya saat melaksanakan reses pertama tahun 2026 di Kelurahan KudaY.

 

Dalam pertemuan tersebut, Yus Rizal menegaskan bahwa kedaulatan rakyat merupakan prinsip utama dalam sistem demokrasi yang seharusnya menjadi pijakan dalam setiap kebijakan pembangunan. Ia juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara tiga pilar kekuasaan, yakni legislatif, eksekutif, dan yudikatif, agar roda pemerintahan berjalan sesuai prinsip demokrasi.

 

Namun, di balik komitmen tersebut, ia mengungkapkan bahwa banyak aspirasi masyarakat yang hingga kini belum dapat direalisasikan. Menurutnya, kondisi ini tidak lepas dari keterbatasan anggaran daerah yang semakin menekan ruang gerak pemerintah dalam menjalankan pembangunan.

Baca Juga :  Muslim Anshori: GESID Persiapkan Generasi Muda Babel Jadi Tulang Punggung Daerah

 

Yus Rizal memaparkan bahwa, struktur APBD Kabupaten Bangka saat ini didominasi oleh belanja pegawai yang mencapai sekitar 92 persen. Sementara itu, alokasi untuk belanja modal atau pembangunan pada tahun 2025 hanya berada di kisaran 7,5 persen.

 

Kondisi tersebut dinilai menjadi hambatan utama dalam merealisasikan berbagai program, baik pembangunan fisik maupun nonfisik yang diharapkan masyarakat. Akibatnya, pokok-pokok pikiran (pokir) yang telah diserap melalui reses belum dapat diwujudkan secara optimal.

Baca Juga :  Satgas TMMD Galakkan Peduli Lingkungan

 

Ia pun mendorong pihak eksekutif, termasuk bupati dan jajaran, untuk tetap menjunjung tinggi prinsip demokrasi serta mengedepankan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Selain itu, ia menekankan perlunya upaya bersama untuk memperbaiki struktur anggaran agar lebih berpihak pada kepentingan publik.

 

Menurutnya, tanpa pembenahan ruang fiskal, aspirasi masyarakat berpotensi terus tertunda, sementara kebutuhan pembangunan di lapangan semakin mendesak.

Berita Terkait

Tak Disangka! Kulit Pisang Ambon Diolah Jadi Permen, Begini Inovasi Pengendalian Hipertensi di Pangkalpinang
Tak Disangka! Kulit Pisang Ambon Diolah Jadi Permen, Begini Inovasi Pengendalian Hipertensi di Pangkalpinang
Poltekkes Kemenkes Latih Kader Posyandu Air Mesu Timur, Olah Jahe-Serai Jadi Sirup Herbal
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Penanganan Karhutla di Taman Nasional Way Kambas
Cegah Kemacetan Pagi, Kapolsek Gerunggang Kerahkan Personel di Dua Titik Strategis
102 Pelaku Ekraf Pangkalpinang Dilatih Bikin Konten Digital, Prof Udin Apresiasi Kementerian Ekraf
Pangkalpinang Siapkan Gema Ekraf 2027, Yan Rizana Dorong UMKM Naik Kelas
Targetkan 800 Pasien, Rudianto Tjen Buka Peluang Warga Babel Ikuti Operasi Katarak Gratis

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIB

Tak Disangka! Kulit Pisang Ambon Diolah Jadi Permen, Begini Inovasi Pengendalian Hipertensi di Pangkalpinang

Selasa, 3 November 2026 - 20:02 WIB

Tak Disangka! Kulit Pisang Ambon Diolah Jadi Permen, Begini Inovasi Pengendalian Hipertensi di Pangkalpinang

Senin, 2 November 2026 - 22:56 WIB

Poltekkes Kemenkes Latih Kader Posyandu Air Mesu Timur, Olah Jahe-Serai Jadi Sirup Herbal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Penanganan Karhutla di Taman Nasional Way Kambas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Cegah Kemacetan Pagi, Kapolsek Gerunggang Kerahkan Personel di Dua Titik Strategis

Berita Terbaru