Rekrutmen Tuai Sorotan, Dugaan Prosedur Tak Transparan PT ISS Indonesia di Lingkungan PT Timah Tbk

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang,INC, -17 April 2026 – Sejumlah pelamar kerja menyampaikan keberatan dan keresahan atas proses rekrutmen tenaga kerja yang dilaksanakan oleh PT ISS Indonesia untuk penempatan di salah satu unit kerja PT Timah Tbk.

 

Keberatan tersebut muncul, adanya dugaan ketidaksesuaian prosedur dalam tahapan seleksi yang dinilai tidak berjalan secara transparan dan adil.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari peserta seleksi, proses rekrutmen awalnya diikuti oleh 15 pelamar pada tahap wawancara. Selanjutnya, sebanyak 11 peserta dinyatakan lolos ke tahap kedua berupa tes jasmani atau samapta.

Baca Juga :  Bripka Widiyanto Turut Serta Pada Panen Jagung di Lahan PT CVA Desa Penuguan Kecamatan Selat Penuguan

 

Namun, pada pelaksanaan tahap berikutnya, ditemukan adanya dua peserta yang langsung mengikuti tahap ketiga tanpa diketahui mengikuti tahapan sebelumnya. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius di kalangan peserta yang telah mengikuti seluruh proses seleksi dari awal.

 

Para pelamar menilai, jika benar terjadi ketidaksesuaian prosedur tersebut, maka hal ini berpotensi mencederai prinsip keadilan, transparansi, serta akuntabilitas dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

 

“Kami hanya meminta kejelasan. Jika memang ada mekanisme khusus, seharusnya disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan persepsi negatif,” ujar salah satu perwakilan pelamar.

Baca Juga :  Janji Kartu Pangkalpinang Sejahtera Tak Pernah Terealisasi di Era Molen–Sopian

 

Hingga rilis ini disampaikan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait mengenai situasi tersebut.

 

Para pelamar berharap adanya respons cepat dan terbuka guna menjaga kepercayaan publik serta memastikan bahwa setiap proses rekrutmen berjalan secara profesional dan bebas dari praktik yang merugikan pencari kerja.

 

Rilis ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap terciptanya iklim ketenagakerjaan yang adil, transparan, dan berintegritas. (I20)

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Penanganan Karhutla di Taman Nasional Way Kambas
Cegah Kemacetan Pagi, Kapolsek Gerunggang Kerahkan Personel di Dua Titik Strategis
102 Pelaku Ekraf Pangkalpinang Dilatih Bikin Konten Digital, Prof Udin Apresiasi Kementerian Ekraf
Pangkalpinang Siapkan Gema Ekraf 2027, Yan Rizana Dorong UMKM Naik Kelas
Targetkan 800 Pasien, Rudianto Tjen Buka Peluang Warga Babel Ikuti Operasi Katarak Gratis
Keaktifan Posyandu Capai 100 Persen, Wali Kota Pangkalpinang Fokus Benahi Sarpras
Me Hoa Apresiasi Rudi Center, Berharap Kuota Operasi Katarak Bertambah Tahun Depan
Wali Kota Pangkalpinang Hadiri Hari Santri 2026, PCNU Santuni 64 Kaum Dhuafa

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:05 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Penanganan Karhutla di Taman Nasional Way Kambas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Cegah Kemacetan Pagi, Kapolsek Gerunggang Kerahkan Personel di Dua Titik Strategis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:44 WIB

102 Pelaku Ekraf Pangkalpinang Dilatih Bikin Konten Digital, Prof Udin Apresiasi Kementerian Ekraf

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Pangkalpinang Siapkan Gema Ekraf 2027, Yan Rizana Dorong UMKM Naik Kelas

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Targetkan 800 Pasien, Rudianto Tjen Buka Peluang Warga Babel Ikuti Operasi Katarak Gratis

Berita Terbaru