Hidayat Arsani Tegaskan Reforma Agraria Kunci Keadilan Sosial, Plt Asisten I Pemkot Ikut Hadir

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang,INC , – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menegaskan bahwa reforma agraria menjadi langkah strategis dalam mewujudkan keadilan sosial bagi masyarakat. Hal ini disampaikannya saat menerima kunjungan kerja reses Komisi II DPR RI masa persidangan IV tahun sidang 2025–2026 di Pangkalpinang, Selasa (22/4/2026).

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Plt Asisten I Pemerintah Kota Pangkalpinang yang mewakili unsur pemerintah kota dalam forum koordinasi lintas sektor tersebut.

 

Dalam sambutannya, Hidayat menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada tim Komisi II DPR RI di Negeri Serumpun Sebalai. Ia menekankan bahwa kehadiran pemerintah pusat melalui kunjungan kerja tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah, khususnya dalam percepatan program reforma agraria.

 

Menurutnya, reforma agraria dijalankan melalui dua pilar utama, yakni penataan aset dan penataan akses. Penataan aset dilakukan melalui legalisasi kepemilikan tanah dan redistribusi lahan, termasuk melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), guna memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Baca Juga :  Prima Salam Dukung Sultan Muda Digination Run x Color Fest, Dorong Ekonomi dan Pariwisata Palembang

 

Sementara itu, penataan akses diarahkan untuk mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan tanah secara produktif. Ia menilai, optimalisasi pemanfaatan lahan akan membuka peluang ekonomi baru, mulai dari sektor pertanian, perkebunan hingga perdagangan, serta mempermudah akses pembiayaan melalui perbankan.

 

“Gugus Tugas Reforma Agraria menjadi instrumen penting dalam mengintegrasikan penataan aset dan penataan akses secara terpadu. Ini juga menjadi forum lintas sektor dalam menyelesaikan berbagai persoalan agraria di daerah,” ujarnya.

 

Hidayat juga mengungkapkan, berdasarkan data Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional, luas wilayah Kepulauan Bangka Belitung mencapai sekitar 1,67 juta hektare, dengan area penggunaan lain sekitar 1 juta hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 645.945 hektare atau 64,59 persen bidang tanah telah terdaftar.

 

Baca Juga :  Reses di Air Kenanga, Agung Setiawan Edukasi Warga soal Kerja ke Luar Negeri dan Validasi Data Sosial

Meski demikian, ia menegaskan bahwa capaian tersebut harus terus ditingkatkan. Ia berharap seluruh pihak tidak hanya berhenti pada legalisasi aset, tetapi juga memperkuat penataan akses melalui pendampingan dan pemberdayaan masyarakat agar mampu mengelola lahan secara produktif dan berkelanjutan.

 

Gubernur juga mengingatkan, pentingnya pemanfaatan lahan yang telah bersertifikat agar selaras dengan rencana tata ruang wilayah. Ia mendorong masyarakat untuk menjaga batas tanah serta memaksimalkan penggunaannya untuk kegiatan produktif, termasuk pertanian, perkebunan, peternakan, dan usaha lainnya.

 

“Legalitas aset harus dimanfaatkan secara bijak, termasuk sebagai jaminan kredit produktif, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong iklim investasi yang sehat di Bangka Belitung,” katanya.

 

Ia berharap, kunjungan kerja Komisi II DPR RI ini dapat memperkuat peran Gugus Tugas Reforma Agraria serta menjadi langkah konkret dalam mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Berita Terkait

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD
Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan
Melalui Patroli Poskamling, Babinsa Bina Silaturahmi Dengan Warga
Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Dorong BPK RI Prioritaskan Audit Komprehensif Dana Replanting Perkebunan
Salurkan 2 Sapi dan 33 Ekor Kambing Kurban tiap Tahun, ADR Agro Wajib Dicontoh

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:01 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:13 WIB

Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31 WIB

Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB