Reses di Air Kenanga, Agung Setiawan Edukasi Warga soal Kerja ke Luar Negeri dan Validasi Data Sosial

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangka, INC,. – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ir. Agung Setiawan, melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Air Kenanga, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Minggu siang (18/01/2026).

Kegiatan reses tersebut, dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat guna menyampaikan berbagai persoalan yang tengah dihadapi warga, mulai dari ketenagakerjaan, validasi data bantuan sosial, hingga kondisi infrastruktur lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Agung Setiawan memberikan edukasi penting kepada masyarakat terkait rencana bekerja ke luar negeri. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak tergiur jalur ilegal, mengingat maraknya kasus warga Bangka Belitung yang berangkat ke luar negeri tanpa prosedur resmi, khususnya ke Kamboja dan Myanmar.

Ia menyampaikan bahwa saat ini masih terdapat lima warga asal Kabupaten Bangka yang belum kembali dari Myanmar, sehingga hal tersebut menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Agung menjelaskan, bekerja ke luar negeri diperbolehkan, namun harus melalui jalur legal agar keselamatan dan hak-hak tenaga kerja dapat terlindungi dengan baik.

Baca Juga :  Jumat Berkah Polres Bangka dan INTI Babel, Hadirkan Kepedulian Nyata Untuk Masyarakat

Selain itu, ia juga memberikan pemahaman kepada para ketua RT mengenai pentingnya Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 4. Menurutnya, keakuratan data menjadi kunci agar bantuan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

Ia menyoroti masih sering terjadinya ketidaksesuaian data, seperti masyarakat mampu yang justru menerima bantuan sosial, sementara warga kurang mampu tidak terdata. Oleh karena itu, peran RT dinilai sangat penting karena paling mengetahui kondisi riil warganya.

Dengan jumlah kepala keluarga yang terbatas di setiap lingkungan, RT diharapkan mampu melakukan pendataan secara berkelanjutan agar data yang digunakan pemerintah benar-benar mencerminkan kondisi lapangan, mulai dari desil satu hingga seterusnya.

Agung juga menyampaikan, persoalan infrastruktur masih menjadi keluhan utama masyarakat. Sejumlah jalan lingkungan masih berupa tanah merah dan belum tersentuh pembangunan.

Baca Juga :  Miliki Senpi Ilegal, Security PT SMS, Diciduk Polisi

Ia menjelaskan bahwa aspirasi, tersebut harus terus dikawal melalui mekanisme musyawarah perencanaan pembangunan, baik di tingkat kelurahan maupun lingkungan, dengan melibatkan partisipasi aktif perangkat dan RT setempat.

Menurutnya, pengawalan data dan aspirasi masyarakat harus dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan DPRD. Jika tidak dikawal bersama, maka persoalan bantuan dan pelayanan publik akan terus berulang dan berdampak langsung pada masyarakat maupun wakil rakyat.

Ia mengatakan komitmennya, untuk terus melakukan pengawasan di lapangan, termasuk dalam persoalan administrasi pertanahan agar seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

Melalui reses tersebut, Agung Setiawan mengungkapkan, bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan terus dikawal agar dapat diwujudkan secara bertahap, demi terciptanya pembangunan yang lebih adil dan tepat sasaran.

Ia menegaskan komitmennya, sebagai wakil rakyat untuk terus berjuang bersama masyarakat dan bekerja demi kepentingan rakyat.

Berita Terkait

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD
Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan
Melalui Patroli Poskamling, Babinsa Bina Silaturahmi Dengan Warga
Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Dorong BPK RI Prioritaskan Audit Komprehensif Dana Replanting Perkebunan
Salurkan 2 Sapi dan 33 Ekor Kambing Kurban tiap Tahun, ADR Agro Wajib Dicontoh

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:01 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:13 WIB

Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31 WIB

Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB