DPRD Babel Desak ESDM Atasi Anjloknya Harga Timah dan Lambatnya IPR

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKA BELITUNG, inewsnusantara.com – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (29/9/2025), untuk menyampaikan dua persoalan krusial: anjloknya harga timah dan lambatnya penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, menegaskan kondisi ini telah menghimpit perekonomian rakyat. “Harga beli timpang, pembayaran lambat, rakyat jadi korban. Ini harus dibahas serius di tingkat pusat,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Banyuasin Penghentian Street Boxing: Bukan Dilarang, Tapi Didampingi Demi Keselamatan Atlet

Didit mengungkapkan selisih harga beli antara PT Timah dan swasta mencapai Rp60 ribu per kilogram, sehingga penambang lebih memilih menjual ke swasta. Selain itu, DPRD juga menyoroti keterlambatan pembayaran oleh PT Timah.

Terkait IPR, Didit menegaskan percepatan penerbitannya mutlak diperlukan agar rakyat kecil memiliki kepastian hukum dalam menambang. “Kami datang bukan untuk kepentingan pribadi, tapi murni memperjuangkan rakyat. Rakyat adalah tuan kami,” tegasnya.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Operasi Pasar Murah Pemprov Sumsel untuk Jaga Kestabilan Harga Pangan

Menanggapi hal ini, perwakilan Kementerian ESDM, Irsan, menjelaskan bahwa penetapan harga ekspor timah mengacu pada Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) dan Jakarta Futures Exchange (JFX). Sementara harga beli dari penambang lokal ditentukan PT Timah.

“Pemerintah berkomitmen mencari solusi yang menyeimbangkan kepentingan negara, perusahaan, dan masyarakat penambang,” kata Irsan.

Berita Terkait

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan
Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha
Terjadi 16 Kali Kebakaran, Kapolsek Gerunggang Iptu Ivan Donny Tegaskan Ini!
Ini Kronologi Mengerikan Hilangnya Rani dan Ayuhana Selama Lima Tahun
Tak Sekadar Layanan Akademik, Salut Mega Cendekia Bentuk Dewan Mahasiswa UT
*Polres OKI Musnahkan 994 Pil Ekstasi, Cegah Narkoba Beredar*
Bank Sumsel Babel Cabang Indralaya Bagikan 1.000 Masker kepada Warga dan Pengguna Jalan
Konsisten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun Pada Triwulan II 2026

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:43 WIB

Pagar SDN 1 Tanjung Laga Memprihatinkan, Kepala Sekolah Harapkan Bantuan Perbaikan

Selasa, 15 September 2026 - 15:57 WIB

Hotspot OKI Capai 570 dan Karhutla Capai 1.682 Ha

Selasa, 8 September 2026 - 18:32 WIB

Terjadi 16 Kali Kebakaran, Kapolsek Gerunggang Iptu Ivan Donny Tegaskan Ini!

Selasa, 8 September 2026 - 13:37 WIB

Ini Kronologi Mengerikan Hilangnya Rani dan Ayuhana Selama Lima Tahun

Senin, 7 September 2026 - 12:20 WIB

Tak Sekadar Layanan Akademik, Salut Mega Cendekia Bentuk Dewan Mahasiswa UT

Berita Terbaru

Banyuasin

Rutin Ke Desa Binaan, Babinsa Tampung Aspirasi Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:33 WIB

Daerah

Disdik OKI Segera Tindaklanjut Persoalan SDN 1 Kijang Ulu

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:14 WIB