Dana Rp2,1 Triliun Mengendap di Pemprov Babel? DPRD Bergerak ke Kemendagri Cari Kebenaran!

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, inewsnusantara.com — Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan mendatangi Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri untuk mengklarifikasi dugaan dana Rp2,1 triliun milik Pemprov Babel yang disebut-sebut mengendap di bank.

Langkah ini diambil usai muncul perbedaan data antara pernyataan Menteri Keuangan dan Bank Indonesia (BI) Babel. Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar, menegaskan bahwa BI Babel belum menerima data resmi dari pusat mengenai dana tersebut.

”Data BI hanya sampai Agustus, dan saldo kas Pemprov Babel waktu itu berkisar Rp300 hingga Rp500 miliar. Jadi dari mana angka Rp2,1 triliun itu?” ujar Eddy di Gedung DPRD Babel.

Baca Juga :  Gelar Musdesus, Pemdes Sedang Tetapkan KPM BLT DD 2025

Eddy mengatakan, Komisi II akan ke Kemendagri untuk menelusuri kebenaran data tersebut.

”Kalau uang itu memang ada, seharusnya bisa dimanfaatkan untuk pembangunan. Tapi kalau tidak, harus diklarifikasi supaya masyarakat tahu siapa yang salah mencatat,” tegasnya.

Sementara itu, Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Babel membantah adanya dana mengendap hingga triliunan rupiah. Mereka menduga kemungkinan terjadi kesalahan pencatatan di salah satu bank.

Baca Juga :  Polres OKI Lakukan Penanaman Jagung Kuartal III di Pondok Pesantren Sabiilillah Kayuagung

DPRD juga menyoroti ketidakhadiran Bank Sumsel Babel dalam audiensi sebelumnya, dan berencana memanggil pihak bank terkait dalam rapat lanjutan.

Bisa saja uangnya bukan di Bank Sumselbabel, kita akan pastikan semuanya setelah dengar penjelasan dari Kemendagri,” pungkas Eddy.

Kontroversi dana “misterius” ini kini menjadi sorotan publik. DPRD Babel berkomitmen menelusuri hingga tuntas agar tidak ada kebingungan dan kecurigaan di masyarakat.

Berita Terkait

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD
Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan
Melalui Patroli Poskamling, Babinsa Bina Silaturahmi Dengan Warga
Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Dorong BPK RI Prioritaskan Audit Komprehensif Dana Replanting Perkebunan
Salurkan 2 Sapi dan 33 Ekor Kambing Kurban tiap Tahun, ADR Agro Wajib Dicontoh

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:01 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:13 WIB

Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31 WIB

Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB