OGAN ILIR,Inewsnusantara.com – Polisi menindaklanjuti laporan warga terkait jalan mengalami retak-retak di wilayah Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang, Ogan Ilir.
Polsek Muara Kuang yang juga membawahi wilayah hukum Kecamatan Rambang, menurunkan anggota ke lokasi.
Kapolsek Muara Kuang Iptu Rangga Saputra mengatakan, keretakan jalan semakin parah sejak beberapa waktu terakhir, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
Menurut polisi, berdasarkan keterangan warga, keretakan jalan hingga nyaris ambles karena tanah di bawahnya tergerus sungai.
“Karena tanah tergerus, jadi sisi jalan turun sehingga aspal retak-retak,” kata Rangga di Mapolsek Muara Kuang, Jumat (21/3/2025).
Jalan nyaris ambles sepanjang 20 meter dan lebar 2 meter, memakan sebagian jalur sehingga masih bisa dilalui kendaraan roda empat.
Polisi pun memasang spanduk imbauan dan patok darurat agar dapat diketahui pengendara dan mengantisipasi kecelakaan lalu lintas.
“Kita mengantisipasi segala kemungkinan, mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diingikan. Jangan sampai ada korban jiwa karena kendaraan kecelakaan di jalan ini,” ujar Yanuardi.
Polsek Muara Kuang juga melakukan patroli rutin dan mengimbau warga sekitar jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas.
Jalan provinsi tersebut merupakan jalur alternatif dari Ogan Ilir menuju Muaraenim, maupun sebaliknya.
“Kami mengimbau warga untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di malam hari,” kata Rangga mengingatkan.
Sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir membenarkan bahwa jalan tersebut merupakan jalan provinsi.
Sehingga kewenangan perbaikan ada di tangan Pemprov Sumatera Selatan.
“Itu (jalan rusak merupakan) jalan provinsi,” kata Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir, H. Ruslan dihubungi terpisah.(Mat)













