Pemalak di Simpang Muara Meranjat OI Kembali Beraksi, Pelaku Incar Pemotor dan Pengemudi Truk

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR -INC, -Aksi pemalakan di Simpang Muara Meranjat, Ogan Ilir, kembali dikeluhkan warga khususnya pengguna jalan. Keluhan disampaikan setelah sejumlah aksi pemalakan terjadi dalam beberapa waktu belakangan.

Seperti disampaikan seorang warga bernama Hanif Rauf. Ia mengaku diminta uang saat melintas di Simpang Muara Meranjat pada Kamis (4/6/2026) malam.

Ceritanya, Hanif hendak pulang ke Tanjung Batu. Saat melintas di TKP, ia menghentikan laju sepeda motornya karena menerima panggilan telepon.

“Waktu angkat telepon, saya lihat dari ekor mata seperti ada orang datang menghampiri,” kata Hanif kepada wartawan, Sabtu (6/6/2026).

Setelah mematikan telepon, Hanif mengaku didekati seseorang yang meminta uang.

“Orangnya umur sekitar 30-an. Dia minta uang Rp 5 ribu buat beli nasi. Saya bilang tidak punya uang,” ungkap Hanif.

Baca Juga :  Kolaborasi Polres Ogan Ilir dan Baznas Wujudkan Program Rumah Layak Huni Bagi Warga Tak Mampu

Dari jarak sekitar 20 meter, Hanif juga melihat ada dua orang yang berdiri menghadap kepadanya. Kedua orang tersebut hanya diam dan memandang ke arah Hanif.

“Saya tidak mengerti apa maksudnya. Khawatir kalau dua orang itu temannya pelaku,” tutur Hanif.

Sementara bagi pengemudi truk, menghentikan laju kendaraan di Simpang Muara Meranjat adalah petaka.

Baru beberapa detik berhenti, pengemudi langsung dihampiri pelaku pemalakan. Jika tak diberi uang, pelaku melontarkan kata-kata kasar dan makian.

“Kami sopir truk ini selalu setop kalau ada orang mau nebeng. Nah waktu berhenti itulah kesempatan orang mau maksa minta uang,” ujar seorang pengemudi truk bernama Syukri.

Baca Juga :  Polres Banyuasin Peduli, Bagikan Paket Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

Niat hati ingin berbuat baik malah menjadi korban pemalakan.

“Makanya sekarang kalau ada orang mau nebeng, jangan nunggu persis di Simpang Muara Meranjat. Bisa agak jauh dari sana kalau mau nebeng,” kata Syukri.

Polisi sebelumnya pernah mengamankan pelaku pemalakan di salah satu persimpangan yang ada di Jalintim tersebut. Kasat Samapta Polres Ogan Ilir AKP Sutopo menyampaikan akan meningkatkan patroli di daerah rawan tindak kejahatan jalanan.

“Kami siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait gangguan Kamtibmas di lokasi yang dimaksud,” kata Sutopo dihubungi terpisah.

Berita Terkait

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia
Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia
Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan
Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga
Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)
SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Terapkan Program Teman SMA
Cegah dan Tanggulangi Karhutla,Tim Satgas karhutla Mabes TNI laksanakan Penyuluhan di Kecamatan Betung
Kapolres OKI Sambut 11 Serdik Sespimen Polri, Karhutla Dibedah dari Pencegahan hingga Trauma Warga

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Komering Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 14 September 2026 - 13:54 WIB

Nelayan Tenggelam di Perairan Sungsang Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 13 September 2026 - 22:48 WIB

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:50 WIB

Melalui Patroli Ke Desa Binaan, Babinsa Perkuat Silaturahmi Dengan Warga

Jumat, 11 September 2026 - 10:23 WIB

Polres OKI bersama peserta didik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar XIV dalam Focus Group Discussion (FGD)

Berita Terbaru

Daerah

Pesta Musik Djarum Istimewa di Kayu Agung OKI Tuai Keluhan

Minggu, 13 Sep 2026 - 22:48 WIB