Realisasi Investasi Hilirisasi Capai Rp 147,5 T di Triwulan I 2026, Tumbuh 8,2%

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, INC,-23 April 2026 – Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan total realisasi investasi hilirisasi pada periode Triwulan I 2026 sebesar Rp 147,5 triliun. Tumbuh 8,2% dibanding triwulan I 2025 yang sebesar Rp 136,3 triliun.

 

Investasi di bidang hilirisasi mencapai 29,6% dari total realisasi investasi sepanjang Triwulan I 2026 yang sebesar Rp 498,8 triliun.

 

“Kontribusi dari investasi dari sektor yang berhubungan dengan hilirisasi cukup signifikan dan bisa semakin meningkat ke depannya,” kata Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosal Perkasa Roeslani, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/4).

 

Dari total realisasi investasi hilirisasi Rp 147,5 triliun tersebut, Rp 98,3 triliun di antaranya adalah hilirisasi mineral. Rinciannya yakni nikel Rp 41,5 triliun, tembaga Rp 20,7 triliun, besi baja Rp 17,0 triliun, bauksit Rp 13,7 triliun, timah Rp 2,5 triliun, lainnya Rp 2,9 triliun.

Baca Juga :  Masyarakat Tidak Perlu Takut, Satgas Timah Bukan Momok "Nakura"

 

Lalu hilirisasi perkebunan dan kehutanan sebesar Rp 29,8 triliun. Rinciannya kelapa sawit Rp 18,3 triliun, kayu log Rp 7,0 triliun, karet Rp 2,4 triliun, lainnya Rp 2,1 triliun. “Kita menginginkan investasi ke hilirisasi perkebunan dan kehutanan juga meningkat,” ucapnya.

 

Kemudian hilirisasi minyak dan gas bumi (migas) Rp 17,7 triliun, terdiri dari minyak bumi Rp 13,6 triliun serta gas bumi Rp 4,1 triliun.

Baca Juga :  Polres Banyuasin Gelar Patroli Multi-Strategi, Jaga Kondusivitas Kamtibmas di Malam Hari

 

Adapun hilirisasi perikanan dan kelautan sebesar Rp 1,7 triliun. Komoditas pada sektor ini termasuk garam, ikan TCT (tuna, cakalang, tongkol), udang, rumput laut, rajungan, tilapia.

 

“Kita melihat investasi hilirisasi perikanan dan kelautan bisa meningkat pada semester depan,” ujar Rosan.

 

Mayoritas realisasi investasi hilirisasi berlokasi di luar Jawa, yakni 75,5% atau Rp 111,4 triliun. Terbesar di Sulawesi Tenggara (Sulteng) Rp 24,1 triliun, Maluku Utara (Malut) Rp 18,6 triliun, Jawa Barat Rp 13,0 triliun, Nusa Tenggara Barat (NTB) Rp 12,9 triliun, dan Kepulauan Riau Rp 9,6 triliun.

Berita Terkait

Imam Wahyudi Desak Aparat Tutup Celah Pengiriman LTJ, Tegaskan Kekayaan Babel Tak Boleh Bocor
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Wujudkan Anak Sehat, Berkarakter, dan Berdaya Melalui Kelingi Semare
Densus 88 Perkuat Benteng Pelajar Babel, 1020 Siswa SMPN 1 Rangkui Dibekali Pencegahan Radikalisme Digital
PWI Bateng Perkuat Kemitraan dengan Kapolres Baru, AKBP Samuel Siap Lanjutkan Program Positif
Pemkab Bangka Targetkan Ekonomi Tumbuh 4,69 Persen pada 2027, Fokus APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Respon Cepat BPBD dan Damkar, Padamkan Kebakaran Lahan di Belakang Perumahan Damai Lestari 6
Imam Wahyudi, Desak Pelindo Dorong Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam Masuk PSN
Imam Wahyudi Desak Pelindo Dorong Pengembangan Pelabuhan Pangkalpinang Masuk PSN

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:12 WIB

Imam Wahyudi Desak Aparat Tutup Celah Pengiriman LTJ, Tegaskan Kekayaan Babel Tak Boleh Bocor

Senin, 27 Juli 2026 - 13:56 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Wujudkan Anak Sehat, Berkarakter, dan Berdaya Melalui Kelingi Semare

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:48 WIB

Densus 88 Perkuat Benteng Pelajar Babel, 1020 Siswa SMPN 1 Rangkui Dibekali Pencegahan Radikalisme Digital

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:40 WIB

PWI Bateng Perkuat Kemitraan dengan Kapolres Baru, AKBP Samuel Siap Lanjutkan Program Positif

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:39 WIB

Pemkab Bangka Targetkan Ekonomi Tumbuh 4,69 Persen pada 2027, Fokus APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terbaru

Sumatera Selatan

Laporan Hampir 7 Bulan, Warga Mangsang Minta Kepastian Polda Sumsel.

Jumat, 31 Jul 2026 - 11:28 WIB