Rekrutmen PT ISS di Disorot, Dua Peserta Tembus Tahap Akhir Tanpa Seleksi Awal

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangka Belitung, INC,. – Proses rekrutmen tenaga kerja yang dilaksanakan oleh PT ISS Indonesia untuk penempatan di unit kerja PT Timah Tbk kini menjadi sorotan tajam. Sejumlah pelamar mengungkap adanya indikasi ketidakadilan yang dinilai mencederai prinsip transparansi dan profesionalisme.

 

Proses seleksi yang awalnya berjalan ketat diikuti oleh 15 peserta pada tahap pertama (wawancara), kemudian disaring menjadi 11 orang usai melewati tahap kedua berupa tes jasmani/samapta. Para peserta yang lolos mengaku telah melalui proses yang cukup menguras tenaga dan mental.

 

Namun, kejanggalan muncul secara tiba-tiba pada tahap lanjutan. Di tengah 11 peserta yang tersisa, muncul dua nama baru yang langsung mengikuti tahap ketiga tanpa pernah terlihat mengikuti tahap pertama maupun kedua.

Baca Juga :  Perbaikan Jembatan Merah Putih Lempuing Jaya Rampung

 

Fakta ini langsung memicu reaksi keras dari para pelamar. Mereka mempertanyakan integritas proses rekrutmen yang dinilai tidak lagi berjalan secara adil.

 

“Ini bukan sekadar janggal, tapi sudah seperti ada perlakuan khusus. Kami ikut dari awal, diseleksi ketat, tapi ada yang bisa langsung lompat ke tahap akhir,” ungkap salah satu peserta dengan nada kecewa.

 

Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya “jalur khusus” dalam proses rekrutmen. Jika benar, hal ini berpotensi menjadi bentuk pelanggaran etika dalam dunia kerja dan mencoreng nama baik perusahaan penyedia jasa tenaga kerja seperti PT ISS Indonesia.

Baca Juga :  Konflik Bukit Layang Akhirnya Cair! DPRD Babel Jadi Penengah, PT Timah Sepakati Solusi untuk Penambang

 

Lebih jauh, keterlibatan unit kerja PT Timah Tbk juga ikut disorot. Publik menilai, sebagai perusahaan besar, seharusnya memastikan seluruh proses perekrutan berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik yang merugikan pencari kerja.

 

Berita ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap terciptanya iklim ketenagakerjaan yang adil, transparan, dan berintegritas.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak PT ISS Indonesia maupun PT Timah Tbk terkait munculnya dua peserta yang diduga langsung masuk ke tahap akhir tersebut. (I20)

Berita Terkait

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD
Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan
Melalui Patroli Poskamling, Babinsa Bina Silaturahmi Dengan Warga
Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Dorong BPK RI Prioritaskan Audit Komprehensif Dana Replanting Perkebunan
Salurkan 2 Sapi dan 33 Ekor Kambing Kurban tiap Tahun, ADR Agro Wajib Dicontoh

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:01 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:13 WIB

Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31 WIB

Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB