Konflik Bukit Layang Akhirnya Cair! DPRD Babel Jadi Penengah, PT Timah Sepakati Solusi untuk Penambang

- Redaksi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, inewsnusantara.com — Setelah melalui pertemuan panjang dan penuh dinamika, titik terang akhirnya muncul dalam konflik antara masyarakat Desa Bukit Layang, Kabupaten Bangka, dengan PT Timah Tbk terkait aktivitas tambang di lahan PT Gunung Maras Lestari (GML).

DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berhasil mempertemukan kedua pihak dalam audiensi yang menghasilkan kesepakatan penting untuk menata kembali aktivitas pertambangan rakyat agar lebih tertib dan legal.

Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Babel itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, didampingi Wakil Ketua Eddy Iskandar dan Edi Nasapta. Suasana pertemuan berlangsung hangat namun tetap tegang, menggambarkan besarnya kepentingan yang dipertaruhkan.

Didit menegaskan, audiensi ini bukan sekadar formalitas, tetapi upaya nyata mencari keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Bangun Komunikasi Yang Baik Dengan Mitra Karib, Babinsa Patroli dan Komsos di Wilayah Binaan

”Masyarakat harus tetap bisa bekerja, tapi aktivitas tambang juga tidak boleh melanggar hukum atau merusak lingkungan,” ujar Didit.

Hasil pertemuan itu melahirkan tiga poin penting:

1. Penambang Tradisional Diakomodasi — PT Timah memperbolehkan penambang rakyat yang menggunakan alat tradisional seperti sebu-sebu dan dompeng beroperasi di blok tertentu yang telah ditetapkan.
2. Harga Timah Tetap Rp300 Ribu/Kg — Harga jual timah disepakati tetap mengacu pada kesepakatan awal dengan kadar SN 70. DPRD menegaskan agar PT Timah dan mitranya, CV TMR, menjaga transparansi harga.
3. Fasilitas Air Bersih dan Non-Monopoli — PT Timah sepakat membantu penyediaan air bersih bagi penambang serta diminta tidak memonopoli penyediaan alat berat maupun izin tambang melalui satu pihak saja.

Baca Juga :  Tim SLOG Polri Back Up Pemadaman Karhutla di Kab. OKI, Sumsel

Didit menegaskan DPRD Babel akan terus mengawal implementasi kesepakatan tersebut agar tidak berhenti di atas kertas.

”Kami akan pantau langsung di lapangan. Semua pihak harus menepati komitmen yang telah dibuat,” tegasnya.

Kesepakatan ini disambut positif oleh masyarakat Bukit Layang yang berharap solusi tersebut benar-benar dijalankan. Namun sejumlah pengamat menilai, realisasi di lapangan akan menjadi ujian sesungguhnya dalam penyelesaian konflik tambang di wilayah itu.

Konflik Bukit Layang menjadi cerminan pentingnya dialog dan keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam, agar kesejahteraan masyarakat berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan.

Berita Terkait

Kepala SMKN 1 Kelapa dan Ustaz Zuhri Bersinergi, Revitalisasi Tiga Gedung Dukung Kompetensi Siswa
Sinergi Emas Ustadz Zuhri dan Kacabdin Wilayah IV, Hadirkan Bantuan Revitalisasi Tiga Gedung SMKN 1 Kelapa
Ustad Zuhri Apresiasi Revitalisasi SMKN 1 Kelapa, Dorong Pemerataan Pendidikan di Babel
Tutup Pelatihan TMT di SMKN 1 Kelapa, Ustad Zuhri Dorong Budidaya Kopi Jadi Peluang Ekonomi Baru Babel
KPU Bangka Tengah Rumuskan Standar Layanan PPID, Supendi: Excellent Service Bukan Sekadar Lip Service
Polres OKI dan BNNK Gerebek Pondok di Kebun Duku, Empat Pria Diamankan
Api Membakar Lahan di Perigi, Polres OKI dan Warga Berjibaku Cegah Karhutla Meluas
Tomas Ogan Ilir Minta Kepala Daerah Evaluasi Pola Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Kepala SMKN 1 Kelapa dan Ustaz Zuhri Bersinergi, Revitalisasi Tiga Gedung Dukung Kompetensi Siswa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Sinergi Emas Ustadz Zuhri dan Kacabdin Wilayah IV, Hadirkan Bantuan Revitalisasi Tiga Gedung SMKN 1 Kelapa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Ustad Zuhri Apresiasi Revitalisasi SMKN 1 Kelapa, Dorong Pemerataan Pendidikan di Babel

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Tutup Pelatihan TMT di SMKN 1 Kelapa, Ustad Zuhri Dorong Budidaya Kopi Jadi Peluang Ekonomi Baru Babel

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Polres OKI dan BNNK Gerebek Pondok di Kebun Duku, Empat Pria Diamankan

Berita Terbaru