Kunjungi Sjahrum HS, Prof Udin Dalami Masalah Tata Kota Pangkalpinang

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANGKALPINANG,inewsnusantara.com — Komunikasi intensif terus dilakukan oleh Saparudin atau yang akrab disapa Prof Udin dalam rangka memperkuat gagasan dan visi menuju Pilkada Pangkalpinang 2025. Kamis siang (10/7/2025), Prof Udin bersilaturahmi dengan mantan Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Sjahrum HS.

Pertemuan berlangsung, hangat di kediaman Sjahrum dan diwarnai diskusi mendalam seputar kondisi strategis Kota Pangkalpinang, terutama menyangkut aspek birokrasi, ekonomi kerakyatan, dan pelayanan dasar masyarakat.

Prof Udin menyampaikan, apresiasi mendalam kepada Sjahrum yang merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah birokrasi Pangkalpinang. Sjahrum diketahui menjabat sebagai Sekda sejak 11 Oktober 2003, setelah sebelumnya memimpin Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Dengan pangkat Pembina Utama Muda (Golongan IV/a), kiprahnya dikenal luas sebagai birokrat yang turut membenahi sistem pemerintahan di masa transisi awal 2000-an.

Baca Juga :  Wakapolresta Pangkalpinang: Penanaman Jagung Pipil Jadi Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

”Saya sangat menghargai pengalaman Pak Sjahrum. Beliau adalah saksi dan pelaku sejarah dalam membangun sistem birokrasi Kota Pangkalpinang. Banyak yang bisa kita pelajari dari perjalanan beliau dalam mengelola pemerintahan yang bersih dan responsif,” ujar Prof Udin.

Dalam diskusi tersebut, Prof Udin menyoroti dua persoalan utama yang kini dirasakan warga Pangkalpinang: penataan pasar tradisional dan akses air bersih.

Menurutnya, pasar merupakan wajah ekonomi rakyat yang harus dikelola dengan baik agar dampaknya benar-benar dirasakan pedagang kecil. Sedangkan untuk air bersih, Prof Udin menegaskan bahwa itu adalah hak dasar warga yang memerlukan solusi komprehensif.

Baca Juga :  Kanit Binmas Polsek Talang Kelapa Tinjau Lahan Yang Akan Ditanami Jagung di Desa Kenten Laut

”Pasar adalah wajah ekonomi rakyat. Kalau tata kelolanya tidak baik, dampaknya akan dirasakan langsung oleh pedagang kecil. Begitu juga dengan air bersih. Ini hak dasar warga, maka perlu ada desain solusi yang menyeluruh, bukan parsial,” tegasnya.

Silaturahmi yang berlangsung lebih dari satu jam itu ditutup dengan doa bersama sebagai simbol harapan akan masa depan Pangkalpinang yang lebih tertata, adil, dan berpihak kepada masyarakat. (i17)

Berita Terkait

Gebyar Pajak Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin Siapkan 4 Motor untuk Wajib Pajak
Reses di Baturusa, dr. Zarril Serap Aspirasi PJU dan Pelebaran Jalan
Mifta Swalayan Dibobol Tengah Malam, 46 Tabung Gas Raib, Polisi Buru Pelaku
Pemkot Pangkalpinang Bedah Rumah Warga, Camat Gerunggang: Uang Renovasi Bisa untuk Kebutuhan Pokok
Imam Wahyudi Terharu, Thoriq Pilih Al-Qur’an, Bukan Gawai! Usia 11 Tahun Hafal 30 Juz
Me Hoa: Data Bansos Harus Akurat, Warga Jangan Salah Sasaran
Eddy Iskandar Bidik Bukit Intan Jadi Model Pengelolaan Sampah
Reses Sesilia di Lubuk Kelik: BPJS Terkendala Anggaran, Zonasi Belum Optimal

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Gebyar Pajak Kota Pangkalpinang, Prof Saparudin Siapkan 4 Motor untuk Wajib Pajak

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Reses di Baturusa, dr. Zarril Serap Aspirasi PJU dan Pelebaran Jalan

Kamis, 24 September 2026 - 21:22 WIB

Mifta Swalayan Dibobol Tengah Malam, 46 Tabung Gas Raib, Polisi Buru Pelaku

Selasa, 22 September 2026 - 12:55 WIB

Pemkot Pangkalpinang Bedah Rumah Warga, Camat Gerunggang: Uang Renovasi Bisa untuk Kebutuhan Pokok

Minggu, 20 September 2026 - 09:07 WIB

Imam Wahyudi Terharu, Thoriq Pilih Al-Qur’an, Bukan Gawai! Usia 11 Tahun Hafal 30 Juz

Berita Terbaru

Daerah

Wow…! Mantan Kasat Reskrim OKI Sukses Raih Gelar Doktor

Senin, 12 Okt 2026 - 18:40 WIB