Warga Desa Jeruk Keluhkan Tidak Tersedianya Lahan Pemakaman, Me Hoa Dorong Solusi Lintas Pemerintah

- Redaksi

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangka Belitung, INC., – Persoalan tidak tersedianya lahan pemakaman Islam di Desa Jeruk, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, menjadi salah satu aspirasi utama masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan penyerapan aspirasi Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Me Hoa, Kamis (16/01/2026) sore.

Dalam forum yang digelar di Kantor Desa Jeruk tersebut, warga mengungkapkan kebingungan ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia karena tidak adanya lahan pemakaman. Bahkan, terdapat kasus jenazah warga yang terpaksa dimakamkan di kebun pribadi.

“Warga sangat kesulitan, tidak ada kuburan Islam di Kampung Jeruk, sampai ada yang dimakamkan di kebun sendiri karena tidak tahu harus ke mana,” ungkap salah satu perwakilan masyarakat.

Baca Juga :  Berkah Ramadan bagi Warga: Rumah Layak, Kesehatan Terjaga

Selain persoalan lahan pemakaman, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan rehabilitasi masjid di RT 9 dan RT 1 yang mengalami kebocoran di beberapa bagian bangunan, serta pengadaan mobil jenazah untuk menunjang pelayanan sosial masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Me Hoa menyatakan keprihatinannya dan menegaskan bahwa persoalan pemakaman merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus segera mendapat perhatian pemerintah.

“Kita tidak boleh, membiarkan masyarakat kebingungan saat ada yang meninggal. Ini persoalan kemanusiaan. Aspirasi ini akan kami sampaikan dan kawal ke pemerintah provinsi maupun kabupaten,” ujar Me Hoa.

Baca Juga :  Kesaksian Staf dan Relawan PMI Ogan Ilir Pada Sidang Tipikor, Honor Rp 28,5 Juta Hanya Terima Rp 9 Juta

Ia mendorong pemerintah, untuk menyiapkan lahan pemakaman yang layak, termasuk dengan memanfaatkan lahan kritis atau lahan bekas tambang timah yang tidak terpakai.

“Kita punya banyak potensi lahan, termasuk eks tambang timah. Jika memungkinkan, ini bisa kita buka dan anggarkan sebagai lahan pemakaman yang terhormat untuk semua,” tambahnya.

Me Hoa menegaskan, DPRD Provinsi Bangka Belitung siap mendukung kebijakan dan penganggaran yang berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan lahan pemakaman di wilayah yang selama ini belum terakomodasi.

Berita Terkait

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD
Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan
Melalui Patroli Poskamling, Babinsa Bina Silaturahmi Dengan Warga
Pansus Perkebunan DPRD Sumsel Dorong BPK RI Prioritaskan Audit Komprehensif Dana Replanting Perkebunan
Salurkan 2 Sapi dan 33 Ekor Kambing Kurban tiap Tahun, ADR Agro Wajib Dicontoh

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:01 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:13 WIB

Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31 WIB

Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB