Bangka, INC,. – Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Sungailiat, Kabupaten Bangka, menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila sekaligus membangun kesadaran generasi muda sebagai pilar masa depan bangsa.
Kegiatan yang menghadirkan Anggota DPD RI, Ustadz Zuhri M. Syazali, Lc., M.A., tersebut berlangsung di Gedung Graha Maras dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda.
Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Bangka, Marianto, S.Sos., M.AP., menegaskan bahwa pemuda tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus tampil sebagai motor penggerak yang mampu berkolaborasi, bersinergi, serta menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
Menurutnya, penguatan generasi muda tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademik maupun pemahaman keagamaan semata. Lebih dari itu, diperlukan penanaman akhlak, adab kepada orang tua, kepedulian terhadap lingkungan, serta peran keluarga yang kuat sebagai fondasi utama pembentukan karakter.
“Nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti pada hafalan lima sila. Ia harus hadir dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik oleh guru, pemuda, hingga para pemangku kebijakan,” ujar Marianto.
Ia menambahkan, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut generasi muda untuk memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan, keterampilan, dan integritas moral.
Peran ibu, ustadz, dan ustadzah, lanjutnya, juga sangat strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berakhlak.
Marianto pun mengajak para pemuda untuk terus melahirkan gagasan, karya, dan inovasi sebagai kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.
“Pemuda harus punya gagasan, karya, dan karsa. Dari situlah masa depan bangsa ini ditentukan,” tegasnya.
Ia optimistis, melalui kolaborasi seluruh elemen bangsa, cita-cita menghadirkan generasi emas Indonesia yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dapat terwujud secara nyata.
Sosialisasi 4 Pilar MPR RI ini tidak hanya menjadi ruang edukasi kebangsaan, tetapi juga pengingat bahwa masa depan Indonesia sangat bergantung pada sejauh mana generasi mudanya mampu menjaga nilai persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong. (I20)













