Pangkalpinang, INC,. – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kota Pangkalpinang 2026 resmi ditutup di Stadion Depati Amir, Jumat (24/4/2026).
Ajang berlangsung selama, empat hari ini ditutup oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Yansyah Tri Darmawan Putra.
Dalam keterangannya, Yansyah menyebut pelaksanaan Popda berjalan lancar dan sukses, dengan MAN 1 keluar sebagai juara umum. Namun di balik itu, ia menegaskan bahwa hasil kejuaraan belum menjadi penentu utama dalam pembentukan tim ke tingkat provinsi.
Menurut Yansyah, seluruh atlet akan kembali melalui proses talent scouting oleh masing-masing cabang olahraga untuk menghadapi Popda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 5–10 Juli mendatang. Ia menekankan bahwa atlet yang terpilih nantinya bukan lagi mewakili sekolah, melainkan membawa nama Kota Pangkalpinang.
“Kita tidak hanya mengambil juara, tapi juga melihat kualitas individu. Bisa saja pemain terbaik ada di tim yang bukan juara,” ujarnya.
Kebijakan ini menunjukkan bahwa sistem pembinaan masih menitikberatkan pada seleksi ulang, bukan hasil kompetisi semata. Dispora bersama KONI dan cabang olahraga juga akan menyiapkan program training center guna meningkatkan performa atlet secara terstruktur.
Yansyah optimistis Pangkalpinang mampu bersaing di tingkat provinsi, terlebih dengan status sebagai tuan rumah. Meski begitu, tantangan terbesar tetap pada konsistensi pembinaan agar tidak berhenti pada seremoni tahunan, melainkan berlanjut hingga menghasilkan prestasi nyata.













