Bangka Tengah, inewsnusantara.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang mampu memperkuat ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah ternyata belum sepenuhnya berjalan mulus. Sejumlah titik pelaksanaan di lapangan masih terkendala pembangunan dapur yang belum rampung.
Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah Komisi II, Suhendra Sultan Al Alif, mengungkapkan bahwa meski secara umum progres MBG sudah berjalan lancar, masih ada beberapa wilayah yang belum sepenuhnya tersalurkan karena terkendala infrastruktur.
”Sementara sih masih aman, mungkin ya keluhan awal beberapa waktu kemarin. Untuk progres sekarang sih berjalan lancar, walaupun belum seluruhnya tersalurkan karena beberapa dapur di daerah kami seperti Sungai Selan dan Simpang Katis masih dalam proses pembangunan,” ujar Suhendra saat dikonfirmasi Rabu (5/11/2025).
Menurutnya, pembangunan dapur di beberapa lokasi tersebut membutuhkan waktu tambahan karena masih dalam tahap pengerjaan fisik. Meski demikian, pihaknya memastikan bahwa kegiatan terus dipantau dan dikawal agar penyelesaian bisa tepat waktu.
”Kami tetap pantau, DPRD akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait agar seluruh dapur MBG bisa segera berfungsi maksimal dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” jelas Suhendra.
Politisi muda ini juga menegaskan, bahwa DPRD mendukung penuh langkah pemerintah daerah dalam menjalankan program MBG, namun tetap meminta agar pelaksanaan di lapangan dilakukan secara transparan dan tepat sasaran.
”Kita dorong terus agar program ini benar-benar sampai ke masyarakat bawah, jangan sampai ada keterlambatan yang berimbas pada distribusi bantuan pangan,” tegasnya.
Program **Makan Bergizi Gratis (MBG)** merupakan salah satu upaya strategis Pemkab Bangka Tengah untuk meningkatkan kemandirian pangan warga desa melalui pengelolaan bahan pangan lokal. Program ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di sektor pertanian dan pangan.
Meski menghadapi sejumlah hambatan teknis, DPRD memastikan pengawasan akan terus diperketat agar setiap pembangunan dapur dan sarana MBG di seluruh kecamatan bisa rampung sesuai target.
”Yang penting kita kawal sama-sama, kami yakin dengan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan DPRD, semua dapur MBG akan segera beroperasi penuh,” pungkas Suhendra.













