OGAN ILIR,Inewsnusantara.com- Polres Ogan Ilir mengungkap puluhan kasus kejahatan selama Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2025.
Operasi Pekat dilakukan serentak seluruh Indonesia, termasuk di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan, dilakukan selama 16 hari mulai 19 Februari hingga 6 Maret lalu.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo menerangkan, total ada 42 kasus kejahatan yang diungkap selama Operasi Pekat.
“Total ada 42 tersangka yang diamankan,” kata Bagus di Mapolres Ogan Ilir, Jumat (7/3/2025).
Pada kesempatan ini, Bagus didampingi Kabag Ops AKP Georgie Absolum Sakul, Kasi Humas AKP Herman Ansori, Kasat Reskrim AKP Muhammad Ilham dan Kasat Resnarkoba Iptu Surya Atmaja.
Adapun kejahatan yang diungkap diantaranya peredaran narkoba, kampung narkoba, miras, prostitusi, tempat hiburan malam, premanisme dan kejahatan jalanan.
Salah satu yang paling menonjol adalah pemberantasan peredaran narkoba.
“Terkait narkoba, kami mengamankan total 77,07 gram sabu dan pil ekstasi seberat 39,72 gram yang berjumlah 76 butir,” terang Bagus.
Dengan jumlah barang bukti narkoba yang disita, maka 585 jiwa di Ogan Ilir terselamatkan.
Barang bukti lainnya yakni 291 botol miras dan enam jerigen tuak yang diamankan dari berbagai toko di Ogan Ilir.
“Kemudian kejahatan jalanan lainnya dan premanisme kami tindak. Selanjutnya para tersangka akan diproses sesuai ketentuan hukum yng belaku,” kata Bagus menegaskan.(Mat)













