IAC Laporkan Lapas Kelas IIB Kayu Agung Ke Kejagung RI

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, inewsnusantara.com– Lembaga Institute Anti Corruption Indonesia (IAC) melaporkan Dugaan Indikasi Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Kayu Agung Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, ke Kejaksaan Agung RI.

Hal tersebut disampaikan oleh Andhika Pratama Ketua Umum IAC, kepada awak media, Rabu (29/04/26).

“Ya kami dari Elemen Masyarakat Dewan Pimpinan Wilayah Institute Anti Corruption (IAC) Sumatera Selatan Indonesia melaporkan dugaan indikasi korupsi kolusi dan nepotisme pada lemabga pemasyarakatan kelas IIB Kayu Agung Kab. OKI ke Kejaksaan Agung RI,”ujarnya.

Dimana laporan tersebut dalam rangka mendukung pemerintahan yang bersih dnn bebas dari tindak pidana KKN serta penyalahgunaan wewenang serta jabatan di Lapas kelas II B Kayu Agung Kabupaten OKI, Sumsel.

Adapun indikasi dugaannya diantaranya pengadaan bahan makanan warga binaan lapas kelas II B Kayu Agung yang di kerjakan oleh CV. Indah Jaya dengan anggaran sebesar Rp. 8.006..845.962.40 APBN tahun anggaran 2025.

Baca Juga :  Polres OKI Berhasil Amankan Pelaku Curas Masih Suasana Lebaran

Sebagai mana inti pokok permasalahan tersebut datas,  pihaknya memandang perlu untuk melaporkan kegiatan tersebut ke supremasi hukum guna ditindakljuti dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di NKRI.

Demi pengelolaan yang bersih dan bebas dari praktek-praktek KEN sebab diduga adanya Dugaan pemenang tender yang telah dikondisikan atau  diarahkan pemenangnya.

Selain itu, pada proses pelaksanaan di lapangan juga terkesan asal-asalan, tidak sesuai dengan KAK (Kerangka Acuan Kerja), spesifikasi tekhnis/RAB dan BQQ sehingga diduga kuat telah metugikan keuangan Negara.

Untuk itu, melalui surat laporan dan pengaduaan tersebut, diminta kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesian Melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus ((JAMpideus) untuk

Baca Juga :  Sekda Erwin Ibrahim Buka Lokakarya Pengendalian Penyakit AIDS TBC dan Malaria (ATM)

1.Mendukung Kejaksaan Agung RI dalam hal melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi molusi Dan nevotiome di Sumatera Selatan.

2. Usut tuntas dugaan indikasi KKN pada paket pekerjaan sebagaimana telah dilaporkan.

3.Meminta kepada untuk segera membetuk Tim Satuan Tugas Khusus Penanganan Perkara Tindak Pidana korupsi (Satgasms P3TPK) guna memanggil dan memerikas Kalapas kelas II B Kayu Agung Kab.OKI, PPK, PPTK, Konsultan Perencanaan, Konsultan Pengawas Dan Pihak Pelaksana/Pihak Ketiga Atau Pemborong.

“Dan laporan kami di terima oleh Bambang Bagian PTSP Kejagung RI, serta kami berharap agar Kejagung RI dapat menindaklanjuti Laporan kami,”pungkasnya (*)

Berita Terkait

Api Membakar Lahan di Perigi, Polres OKI dan Warga Berjibaku Cegah Karhutla Meluas
Inspektur Inspektorat OKI Diduga Bawa Pulang Aset Kantor
Tomas Ogan Ilir Minta Kepala Daerah Evaluasi Pola Penanganan Karhutla
Peninjauan Karhutla di Area Konsesi PBPH PT TPJ, FKPKMB Cek Langsung Kondisi Lapangan
Mantan Direktur PDAM Tirta Betuah Banyuasin dan 3 Lainnya Jadi Tersangka Korupsi Rp3,94 Miliar
Komisi IV DPRD OKI Bersinergi dengan Pemda Bahas APBD Perubahan 2026
AAI PALEMBANG KECAM KERAS LAPAS TOLAK OMBUDSMAN RI. RISKON VANI: JIKA BENAR ITU BISA PIDANA
Tim SLOG Polri Back Up Pemadaman Karhutla di Kab. OKI, Sumsel

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:46 WIB

Api Membakar Lahan di Perigi, Polres OKI dan Warga Berjibaku Cegah Karhutla Meluas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Inspektur Inspektorat OKI Diduga Bawa Pulang Aset Kantor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Tomas Ogan Ilir Minta Kepala Daerah Evaluasi Pola Penanganan Karhutla

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Peninjauan Karhutla di Area Konsesi PBPH PT TPJ, FKPKMB Cek Langsung Kondisi Lapangan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Komisi IV DPRD OKI Bersinergi dengan Pemda Bahas APBD Perubahan 2026

Berita Terbaru

Daerah

Inspektur Inspektorat OKI Diduga Bawa Pulang Aset Kantor

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:48 WIB