OGAN ILIR – INC,-Kerusakan jalan di ruas Tanjung Batu-Payaraman, Ogan Ilir, dikeluhkan warga terutama pengendara roda dua.
Pengendara mengaku was-was karena begitu banyaknya lubang jalan yang bertebaran.
Menurut warga, ada sejumlah titik kerusakan terparah.
Di antaranya wilayah Kelurahan Tanjung Batu, Desa Tanjung Batu Seberang, Tanjung Tambak, Seri Tanjung, Seri Kembang hingga Kelurahan Payaraman.
“Titik lubang jalan entah itu di Kecamatan Tanjung Batu, Kecamatan Payaraman, sama parahnya,” kata seorang warga bernama Mualim, Kamis (16/4/2026).
Di Kelurahan Tanjung Batu misalnya, menurut Mualim ada lubang-lubang yang terdapat di jalan menurun.
Di waktu-waktu tertentu, kepadatan kendaraan terjadi karena setiap kendaraan menghindari lubang yang cukup dalam.
“Pokoknya jalan di daerah kami ini banyak bopeng istilahnya. Pernah ada yang diperbaiki secara swadaya, tapi rusak lagi,” tutur Mualim.
“Bahaya apalagi untuk pengendara motor. Rawan kecelakaan,” imbuhnya.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak motor ini berharap jalan ruas Tanjung Batu-Payaraman dapat diperbaiki.
Selain penghubung antardesa, ruas jalan tersebut merupakan jalur alternatif dari Ogan Ilir menuju Prabumulih maupun sebaliknya.
“Mudah-mudahan ada realisasi perbaikan. Jangan sampai menunggu banyak orang celaka, baru diperbaiki,” tuturnya.
Informasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Ilir, akses Tanjung Batu-Payaraman merupakan ruas jalan provinsi.
Pemkab Ogan Ilir telah bersurat ke Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Tata Ruang (PUBMTR) Provinsi Sumatera Selatan untuk perbaikan jalan tersebut.
“(Dinas PUBMTR) sudah disurati. Beberapa waktu lalu Bapak Gubernur (Sumsel, Herman Deru) sudah meninjau kondisi jalan dan beliau berjanji akan menindaklanjuti keluhan jalan rusak tersebut,” ucap Kepala Dinas PUPR Ogan Ilir, H. Ruslan.













