Pangkalpinang, INC,. – Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Muslim Anshori, menilai kehadiran organisasi kepemudaan GESID menjadi terobosan positif dalam membangun kesadaran dan peran generasi muda di daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat, menghadiri kegiatan Ngopi Ngobrol Perkara Inspirasi yang digelar dalam rangka Roadshow GESID di Pangkalpinang, Sabtu (14/03/2026) sore.
Menurut Muslim Anshori, kegiatan yang digagas anak-anak muda tersebut sangat relevan, terutama di bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Ia menyebut aktivitas yang dilakukan tidak hanya bersifat diskusi intelektual, tetapi juga disertai aksi sosial seperti pembagian takjil kepada masyarakat.
“Ini merupakan terobosan yang luar biasa. Anak-anak muda yang tergabung dalam organisasi GESID sesuai dengan motonya mampu menghadirkan nilai-nilai positif, apalagi di bulan penuh berkah ini mereka melakukan kegiatan sosial seperti berbagi takjil sebelum mengikuti kegiatan roadshow,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan sosial tersebut sekaligus, menjadi sarana memperkenalkan kepada masyarakat bahwa ada organisasi kepemudaan yang peduli terhadap kondisi sosial di Bangka Belitung.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam membaca dan menghadapi berbagai fenomena global yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Karena itu, wadah seperti GESID dinilai dapat menjadi tempat bagi pemuda untuk menyiapkan diri menghadapi berbagai tantangan yang mungkin terjadi di masa depan.
“Kegiatan seperti ini memberikan semangat kepada, generasi muda di Bangka Belitung untuk tetap berpikir positif dalam menghadapi fenomena global. Anak-anak muda harus mempersiapkan diri menghadapi hal-hal yang mungkin di luar prediksi masyarakat Indonesia,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa generasi muda dapat memberikan masukan kepada para pemangku kepentingan, terutama terkait kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, termasuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang hari besar seperti Idul Fitri.
“Pemuda juga bisa memberikan saran kepada pemangku kepentingan agar lebih peduli kepada masyarakat Bangka Belitung, yang pada dasarnya harus dilayani dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa anak-anak muda saat ini merupakan calon pemimpin masa depan yang akan memegang peran penting dalam pembangunan daerah maupun di tingkat nasional.
“Pemuda yang kritis, kreatif, dan berpikir positif nantinya akan menjadi tulang punggung daerah. Mereka bisa membangun Bangka Belitung menjadi provinsi yang lebih baik, ekonominya mapan dan sumber daya alamnya terkelola dengan baik sehingga masyarakatnya sejahtera,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa, semangat kebersamaan harus terus dijaga oleh generasi muda. Melalui kegiatan sosial dan kolaborasi, pemuda dapat membangun solidaritas dalam membantu masyarakat.
“Manusia itu makhluk sosial yang saling merangkul dan membantu satu sama lain. Kebersamaan itu penting, seperti sapu lidi. Kalau sendiri mudah patah, tapi kalau bersama-sama akan menjadi kuat,” tutupnya. (I20/INC)













