Harga Ayam dan Cabai di Pangkalpinang Naik, Diskopdag Siapkan Langkah Pengendalian Jelang Nataru

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, INC,. — Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Pangkalpinang mengalami kenaikan, terutama ayam potong, cabai merah, dan cabai rawit hijau. Kenaikan ini dikeluhkan warga jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Untuk komoditas ayam, peningkatan harga dipicu oleh naiknya biaya pakan seperti jagung dan bungkil kedelai. Faktor cuaca ekstrem yang berdampak pada produktivitas peternak serta tingginya permintaan di akhir tahun turut mendorong harga naik.

Sementara itu, kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit hijau terjadi akibat berkurangnya pasokan dari daerah penghasil. Kondisi cuaca dan gagal panen membuat suplai menurun sehingga memicu kenaikan harga di tingkat pasar.

Baca Juga :  Pemdes Lubuk Lancang Salurkan Bantuan Beras Bulog

Hal ini dibenarkan oleh Kadiskopdag, Andika Saputra, mengatakan penyebab utama melonjaknya harga cabai adalah gagal panen dari daerah pemasok.

Menanggapi kondisi ini, Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskopdag) Kota Pangkalpinang memastikan kesiapan menghadapi Nataru. Diskopdag telah menggelar rapat koordinasi untuk membahas langkah pengendalian inflasi, termasuk rencana sidak harga serta pengecekan stok bahan pokok di pasar dan distributor.

Sejumlah komoditas yang dipantau antara lain cabai rawit, cabai merah, bawang merah, gula pasir, dan telur ayam ras. Diskopdag juga melakukan monitoring harian terhadap pergerakan harga dan meminta distributor menambah stok untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.

Baca Juga :  Ketua Apdesi Bateng Harap Bank SumselBabel Lebih Berinovasi di Bidang Pelayanan Publik

Di sisi lain, Dinas Pangan dan Pertanian akan menyalurkan cadangan pangan pemerintah berupa beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sekaligus menggalakkan gerakan menanam di masyarakat. Bulog pun menyiapkan stabilisasi pasokan beras medium dan premium di pasar guna menjaga keterjangkauan harga.

Kebijakan terintegrasi dari pemerintah daerah, diharapkan mampu menjaga stabilitas pangan dan mencegah lonjakan harga menjelang Nataru.

Berita Terkait

Arnadi: Forum Kebangsaan DPW PKS–MPR RI Perkuat Nilai Pancasila di Tengah Krisis
Gerak Cepat Tim Opsnal Polsek Talang Kelapa, Bekuk Pelaku Penggelapan Sepeda Motor dan Penadah 
Faisal Parulian : PKS Babel Perkuat Ketahanan Nasional dari Internal hingga Masyarakat.
Yus Rizal: Sosialisasi MPR RI Jadi Penguatan Demokrasi dan Arah Pembangunan Berbasis Pancasila
Aksan Visyawan: Sosialisasi MPR Perkuat Cinta NKRI dan Soliditas PKS di Bangka Belitung
Dody Kusdian Dorong Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Diperluas hingga Daerah
Peradi Palembang Adakan Pelantikan Pengacara Baru
Rekrutmen Tuai Sorotan, Dugaan Prosedur Tak Transparan PT ISS Indonesia di Lingkungan PT Timah Tbk

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:55 WIB

Arnadi: Forum Kebangsaan DPW PKS–MPR RI Perkuat Nilai Pancasila di Tengah Krisis

Sabtu, 18 April 2026 - 19:51 WIB

Gerak Cepat Tim Opsnal Polsek Talang Kelapa, Bekuk Pelaku Penggelapan Sepeda Motor dan Penadah 

Sabtu, 18 April 2026 - 19:45 WIB

Faisal Parulian : PKS Babel Perkuat Ketahanan Nasional dari Internal hingga Masyarakat.

Sabtu, 18 April 2026 - 18:56 WIB

Aksan Visyawan: Sosialisasi MPR Perkuat Cinta NKRI dan Soliditas PKS di Bangka Belitung

Sabtu, 18 April 2026 - 18:54 WIB

Dody Kusdian Dorong Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Diperluas hingga Daerah

Berita Terbaru

Banyuasin

Pererat Silaturahmi dan Kekompakan, Babinsa Keliling Desa

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:13 WIB