Pangkalpinang, INC,. — Suasana hangat dan penuh haru mewarnai kegiatan Safari Ramadan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kota Pangkalpinang. Kehadiran Wakil Wali Kota menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Kota terhadap warga binaan yang tengah menjalani masa pembinaan.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Gunawan Sutrisnadi, mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan tersebut. Menurutnya, perhatian pemerintah sangat dibutuhkan untuk memperkuat mental dan semangat warga binaan, khususnya di lapas perempuan.
“Alhamdulillah pada Safari Ramadan kali ini kita dihadiri oleh Wakil Wali Kota. Ini bentuk perhatian pemerintah kota terhadap warga binaan. Penguatan seperti ini sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Gunawan menyebutkan, hingga saat ini jumlah warga binaan di Lapas Perempuan Pangkalpinang sebanyak 108 orang, dengan mayoritas kasus yang ditangani merupakan perkara narkoba. Meski demikian, ia memastikan proses pembinaan berjalan dengan baik dan terarah.
Dalam kunjungannya, Wakil Wali Kota turut meninjau langsung berbagai program pembinaan yang telah berjalan. Mulai dari pembinaan kemandirian seperti pembuatan sulaman dan berbagai kerajinan tangan, hingga program hidroponik yang menjadi bagian dari pemberdayaan warga binaan.
Tak hanya itu, dapur lapas juga menjadi perhatian. Kebersihan dapur serta menu makanan yang dinilai setara dengan masyarakat di luar lapas mendapat apresiasi tersendiri.
“Tadi ibu Wakil Wali Kota melihat langsung dapur kami. Alhamdulillah dapur sangat bersih dan menu yang diberikan juga sama dengan masyarakat di luar,” jelasnya.
Gunawan juga mengakui, secara fisik gedung Lapas Perempuan Pangkalpinang masih tergolong minimalis. Namun, pihaknya terus berupaya memaksimalkan fasilitas yang ada agar seluruh program pembinaan tetap berjalan optimal.
“Gedung kita memang minimalis. Kita masih membutuhkan gedung baru, tetapi itu tentu memerlukan proses dan pemikiran panjang. Untuk saat ini, kami berupaya memberdayakan fasilitas yang ada agar pembinaan tetap berjalan lancar,” tegasnya.
Momentum Safari Ramadan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menegaskan komitmen bersama dalam membina dan menguatkan warga binaan agar kelak mampu kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan dan mental yang lebih baik.













