Bangka Selatan, INC,. –
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Selatan dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Daffa Maulan Sohibi, memaknai kehadiran maskot baru PDI Perjuangan bernama Barata sebagai simbol transformasi partai yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, khususnya dalam menjangkau generasi muda.
Menurut Daffa, secara visual maskot Barata tampil lebih modern dan sporty dibandingkan logo banteng PDIP sebelumnya. Desain tersebut digambarkan mengenakan jaket hoodie merah berlogo PDIP yang dipadukan dengan celana hitam serta sepatu putih bergaris merah, merepresentasikan semangat muda, energik, dan selaras dengan karakter Generasi Z.
“Maskot ini menunjukkan, bahwa PDI Perjuangan tidak hanya kuat secara ideologi, tetapi juga mampu mengikuti dinamika zaman. Pendekatan visual yang modern ini menjadi jembatan komunikasi politik yang lebih dekat dengan anak muda,” ujar Daffa saat dimintai tanggapan, Sabtu (10/01/2026).
Ia menilai kehadiran Barata, bukan sekadar perubahan tampilan visual, melainkan bagian dari strategi partai dalam memperkuat narasi perjuangan rakyat dengan bahasa yang lebih inklusif dan mudah diterima generasi baru.
“Kehadiran maskot Barata menunjukkan, bahwa PDI Perjuangan terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai ideologinya. Desain yang modern ini menjadi simbol semangat juang yang tetap kokoh, sekaligus cara baru partai berkomunikasi dengan generasi muda,” katanya.
PDI Perjuangan secara resmi, meluncurkan maskot Barata dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan perayaan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan yang digelar di Beach International Stadium, Ancol, Jakarta Timur, Sabtu (10/01/2026).
Peluncuran tersebut, menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian konsolidasi nasional partai. Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, M. Prananda Prabowo, menyampaikan bahwa maskot banteng tersebut bukan sekadar identitas visual, melainkan wujud komitmen ideologis yang telah melalui proses kurasi panjang.
“Banteng Barata melambangkan, kekuatan rakyat yang berakar pada persatuan, bergerak dengan kesadaran, dan bertindak demi keadilan serta kedaulatan bangsa,” ujar Prananda dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta.













