Capaian Program Kesehatan Bangka Tengah Belum Maksimal, Efrianda Tekankan Penguatan P2P

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKA TENGAH, INC,. – Sejumlah indikator program kesehatan di Kabupaten Bangka Tengah sepanjang 2025 masih belum mencapai target yang ditetapkan. Kondisi ini menjadi perhatian serius Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda.

 

Ia mengungkapkan, beberapa capaian yang masih rendah meliputi skrining usia produktif, skrining HIV, penemuan serta pengobatan tuberkulosis (TBC), hingga cakupan imunisasi. Menurutnya, hal tersebut harus segera dievaluasi agar tidak berdampak luas terhadap kualitas kesehatan masyarakat.

 

Efrianda menegaskan bahwa pembangunan kesehatan tidak hanya berbicara soal layanan, tetapi juga menyangkut kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan.

 

“Pembangunan kesehatan harus mampu meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat, sehingga derajat kesehatan dapat terus meningkat,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).

 

Baca Juga :  Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital

Ia menilai belum optimalnya capaian program menjadi sinyal bahwa sistem kesehatan daerah masih perlu diperkuat secara menyeluruh. Integrasi antara pelayanan kesehatan, pembiayaan, sumber daya manusia, hingga pemberdayaan masyarakat dinilai menjadi kunci.

 

Dalam hal ini, Efrianda menekankan pentingnya penguatan program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit sebagai garda terdepan. Upaya tersebut mencakup imunisasi, deteksi dini, edukasi perilaku hidup sehat, serta pengendalian penyebaran penyakit.

 

Langkah ini dinilai krusial untuk menekan penyakit menular seperti TBC, HIV/AIDS, dan kusta, sekaligus mengendalikan penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.

 

Selain itu, ia juga mendorong penguatan di tingkat daerah melalui advokasi, komunikasi publik, serta mobilisasi masyarakat agar pelaksanaan program kesehatan lebih efektif. Termasuk di dalamnya optimalisasi penanganan penyakit di seluruh fasilitas layanan kesehatan serta penguatan surveilans epidemiologi.

Baca Juga :  PT. Sampoerna Agro Tbk adakan Pelatihan Damkar dalam Menghadapi Musim Kemarau 2025.

 

Di tengah tantangan tersebut, sejumlah puskesmas di Bangka Tengah tetap menunjukkan kinerja yang cukup menggembirakan.

 

Berdasarkan capaian Standar Pelayanan Minimal 2025, Puskesmas Sungaiselan mencatatkan hasil tertinggi dengan 113,8 persen, diikuti Puskesmas Lubuk Besar 111,08 persen, serta Puskesmas Pangkalanbaru 103,51 persen.

 

Sementara itu, pada capaian program Cek Kesehatan Gratis 2025, Puskesmas Lubuk Besar menempati posisi teratas dengan 41,33 persen, disusul Puskesmas Namang 39,19 persen, dan Puskesmas Simpang Katis 38,49 persen.

 

Efrianda berharap evaluasi menyeluruh dan penguatan program di lapangan dapat segera dilakukan, sehingga pelayanan kesehatan di Bangka Tengah semakin merata dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terkait

Andrian Samallo Terpilih Aklamasi, Nahkodai PWI Bangka Tengah 2026-2029
Dinda Rembulan  Minta Menteri UMKM  Perhatikan  Gen Z
213 Inovasi Dikerahkan, Bupati Bateng Bidik Status Daerah Paling Inovatif Nasional
Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD
Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:17 WIB

Andrian Samallo Terpilih Aklamasi, Nahkodai PWI Bangka Tengah 2026-2029

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:27 WIB

Dinda Rembulan  Minta Menteri UMKM  Perhatikan  Gen Z

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:01 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Berita Terbaru

Jakarta

Dinda Rembulan  Minta Menteri UMKM  Perhatikan  Gen Z

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:27 WIB

Daerah

Kapolres OKI Buka Latpraops Senpi Musi 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 11:47 WIB

Daerah

Kejari OKI Sita Eksekusi Aset Negara

Senin, 8 Jun 2026 - 22:10 WIB