Pangkalpinang, INC,– Antrian panjang kendaraan yang hendak mengisi BBM bersubsidi di SPBU 24.331144 Kampak, Jalan Fatmawati, Kelurahan Tua Tunu Indah, Kecamatan Gerunggang, membuat petugas kepolisian turun langsung melakukan pengaturan, Selasa siang (18/11/2025).
Kegiatan berlangsung siang hari dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Gerunggang, Iptu Sri Widodo, S.H. Pengaturan dilakukan untuk mengurai kemacetan di bahu jalan akibat ramainya kendaraan yang mengantri untuk mendapatkan BBM bersubsidi jenis Bio Solar dan Pertalite.
Pihak SPBU Kampak melalui pengelola, Yaser Arafat, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah upaya untuk mengurangi kepadatan antrian.
Beberapa langkah yang diterapkan antara lain:
* Mobil pengguna Bio Solar diarahkan untuk mulai parkir di area SPBU sejak pukul 04.00 WIB.
* Pendistribusian Bio Solar kepada masyarakat dimulai lebih awal, yakni pukul 05.00 WIB.
Pihak SPBU juga memaparkan rincian pengiriman BBM dari Pertamina, sebagai berikut:
*Pertalite
* Enam kali dalam satu minggu (kecuali Minggu), sebanyak 8 KL/Ton per pengiriman.
Bio Solar
* Tiga kali dalam seminggu, setiap Senin, Rabu, dan Sabtu, masing-masing 8 KL/Ton.
Pertamax
* Dua kali dalam seminggu, masing-masing 8 KL/Ton.
* Pada Jumat (14/11/2025), SPBU menerima pasokan 4 KL/Ton, namun langsung habis terjual pada Sabtu (15/11/2025).
* Hingga Selasa (18/11/2025), belum ada pengiriman baru. Pihak Pertamina menyampaikan keterlambatan terjadi akibat cuaca buruk. Pengiriman diperkirakan tiba pada hari yang sama sebanyak 8 KL/Ton.
Pertamina Dex
* Empat kali dalam dua bulan, masing-masing **4 KL/Ton**.
* Bio Solar: Rp6.800
* Pertalite: Rp10.000
* Pertamax: Rp12.500
* Pertamina Dex: Rp14.500
Dengan meningkatnya kebutuhan BBM bersubsidi dan keterbatasan distribusi, pihak kepolisian dan pengelola SPBU berharap langkah-langkah yang dilakukan dapat membantu mengurai antrian dan menjaga ketertiban di sekitar lokasi pengisian.













