Angkat Kembali Kerduduk Lewat Batik Ciprat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Kreativitas Warga

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang,INC, -3 Juni 2026 – Kain batik tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga dapat menjadi identitas suatu daerah. Berangkat dari semangat tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal (IT) Pangkal Balam menggelar Pelatihan Pembuatan Batik Ciprat bagi 30 ibu rumah tangga di Kelurahan Bukit Besar, Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang, pada 16, 19, dan 20 Mei 2026.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendorong kreativitas masyarakat sekaligus mengembangkan batik ciprat khas Bukit Besar. Peserta mempelajari seluruh tahapan pembuatan batik, mulai dari pembuatan motif, pewarnaan, hingga proses akhir menghasilkan kain batik siap pakai. Dari kegiatan ini, sebanyak 30 lembar kain batik berhasil diproduksi.

Menariknya, peserta mengembangkan motif yang disepakati sebagai simbol Kelurahan Bukit Besar, yakni perpaduan unsur bukit dan buah kerduduk. Motif bukit merepresentasikan nama wilayah, sementara buah kerduduk mengangkat kembali salah satu tanaman khas Bangka yang mulai jarang ditemukan. Sebagai bentuk pelestarian, pohon kerduduk juga telah ditanam di lingkungan Kantor Kelurahan Bukit Besar. Ke depan, motif tersebut diharapkan menjadi identitas khas batik ciprat Bukit Besar.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Perkuat Transisi Energi Lewat Green Innovation Expo

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengembangan Kelompok Sahabat Kreatif, kelompok baru dalam Program Penggerak Lingkungan Kelola Sampah (PELIKAS) yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas berbasis potensi lokal. Sebagian hasil karya akan dipamerkan, sementara sebagian lainnya direncanakan menjadi seragam ibu-ibu kelurahan.

Lurah Bukit Besar, Yurdani, mengapresiasi kegiatan tersebut karena tidak hanya menambah keterampilan masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas daerah.

“Melalui motif bukit dan buah kerduduk, kami ingin memperkenalkan identitas Kelurahan Bukit Besar sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kekayaan hayati lokal yang mulai terlupakan,” ujar Yurdani.

Siti Jariyah, pelatih sekaligus penggerak batik ciprat di Kelurahan Bukit Besar, berharap karya yang dihasilkan dapat terus berkembang dan dikenal lebih luas.

Baca Juga :  Peringati HUT Bhayangkara, Polres OKI Ziarah Makam Pahlawan

“Kami berharap batik ciprat khas Bukit Besar dapat menjadi kebanggaan masyarakat dan berkembang menjadi produk unggulan kelurahan,” tutut Siti.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis kreativitas lokal.

“Melalui pengembangan batik ciprat khas Bukit Besar, kami ingin mendorong lahirnya karya yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat. Pertamina akan terus mendukung penguatan kapasitas Kelompok Sahabat Kreatif agar program ini berkembang secara berkelanjutan,” ujar Rusminto.

Program ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 5 (Kesetaraan Gender), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

 

Berita Terkait

Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Raih Penghargaan Terbaik Untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan
PWI Bateng Ingatkan Pertamina: Rakyat Menunggu Aksi, Bukan Sekadar Pernyataan
Dari Keresahan Lahir Ruang Seni, Seiring Art Space Bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hidupkan Budaya Bengkulu
Pertalite Tembus Rp14 Ribu per Liter di Kulur, Warga Menjerit: SPBU Diduga Dikuasai Pengerit Bertangki Modifikasi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Sulap Potensi Kelor dan Rosella Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hadirkan Produk UMKM Lokal di Festival Kuliner Kota Gajah 2026
SPBU Nibung Diduga Layani Pengerit BBM Subsidi

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:34 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Raih Penghargaan Terbaik Untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:57 WIB

PWI Bateng Ingatkan Pertamina: Rakyat Menunggu Aksi, Bukan Sekadar Pernyataan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:22 WIB

Dari Keresahan Lahir Ruang Seni, Seiring Art Space Bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Hidupkan Budaya Bengkulu

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:02 WIB

Pertalite Tembus Rp14 Ribu per Liter di Kulur, Warga Menjerit: SPBU Diduga Dikuasai Pengerit Bertangki Modifikasi

Berita Terbaru

Banyuasin

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:50 WIB