Pangkalpinang, Inewsnusantara.com – Perayaan tradisi Sembahyang Rebut atau Chit Ngiat Pan masyarakat Tionghoa di Bangka Belitung berlangsung aman dan penuh kekhidmatan. Tradisi yang digelar setiap tanggal 15 bulan 7 kalender Imlek ini merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur dan arwah dengan memberikan sesajen berupa makanan dan hasil bumi. Selain itu, perayaan ini juga dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus menjaga kerukunan antar warga.
Untuk memastikan jalannya perayaan, tim patroli Brimob yang dipimpin Ipda Tijanuddarori melakukan pemantauan situasi di sejumlah titik di wilayah Pangkalpinang, khususnya di sekitar kelenteng tempat masyarakat berkumpul.
“Diharapkan kehadiran tim patroli Brimob dapat memberikan rasa aman dan tenang sehingga acara yang penuh sukacita ini berjalan dengan lancar,” ujar Ipda Tijan.
Pantauan Radar Bahtera, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Warga dari berbagai kalangan tumpah ruah menghadiri acara sembahyang di kelenteng-kelenteng. Tim patroli Brimob pun terlihat menyambangi sejumlah kelenteng di Pangkalpinang dan sekitarnya demi menjaga situasi tetap kondusif.
Dengan pengamanan yang berjalan baik, perayaan Sembahyang Rebut tahun ini berlangsung damai, penuh kebersamaan, dan sarat makna budaya.













