PANGKALPINANG,inewsnusantara.com,- Diguyur hujan deras, Senin sore (21/04/2025), ruas jalan A. Yani Kota Pangkalpinang di kawasan RM. Kapau hingga sebelum SPBU terendam banjir hingga selutut orang dewasa.
Pantauan awak media ini di lokasi, tampak kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, terpaksa berputar arah karena ruas jalan kebanjiran itu tak bisa dilalui karena terlalu beresiko.
Seperti diungkapkan Wati (32) salah seroang pengendara sepeda motor yang sempat dibincangi awak media ini mengungkapkan, jika ruas jalan ini memang menjadi langganan banjir saat hujan deras.
“Rencananya, saya mau ke SPBU, tapi banjirnya terlalu dalam, bahkan pengendara mobil saja terpaksa harus berputar loh,” ungkapnya.
Wati juga merasa miris melihat kondisi banjir ini, terlebih ruas jalan A. Yani ini adalah ruas jalan sentral dilalui masyarakat Pangkalpinang. Maka dari itu, hendaknya Pemkot Pangkalpinang melalui dinas terkait seperti Dinas PUPR segera bergerak cepat, untuk menyikapi permasalahan ini agar tidak berlarut-larut.
“Ya harusnya Dinas PU Pangkalpinang gercep lah, cari masalah dimana, solusinya seperti apa, agar ruas jalan ini tidak selalu jadi langganan banjir,” harap Wati.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PUPR masih dalam upaya konfirmasi.
Sementara itu Plt. Kadis PUPR Kota Pangkalpinang, M. Agus Salim menyampaikan, pihaknya sudah turun ke lapangan melakukan identifikasi.
“Kami juga keliling untuk identifikasi,” ujar Agus Salim.
Diungkapkan Agus, berdasarkan pantauan pihaknya, tidak hanya ruas jalan A. Yani saja yang terendam banjir saat hujan deras mengguyur, diantaranya juga jalan Stania, Gedung Nasional, Kampungbintang dan beberapa titik lainnya.
“Curah hujan merata yang mengguyur Kota Pangkalpinang dan Kabupaten sekitar siang tadi selama satu jam lebih memang cukup deras, sehingga drainase di sejumlah titik tidak mampu menahan debit air terlalu besar sehinga mengakibatkan sejumlah ruas jalan terendam banjir,” kata Agus.
Agus juga menyampaikan, pihaknya akan turun ke beberapa titik lokasi rawan kebanjiran, untuk melakukan beberapa solusi upaya tindaklanjut. (Kiki/RB)













