Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Bantu UMKM Songket Permata Bangkit dari Titik Terendah

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, 23 Januari 2026 -INC,-Jatuh, bangun, jatuh lagi, hingga ke titik tidak punya apa-apa. Itulah yang dialami Sri Ratna, pendiri Songket Permata. Di saat paling terpuruk, ketika hampir kehilangan harapan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) mengulurkan tangan, memberikan kesempatan kembali, mengikutsertakan dalam pameran, dan membantu membangun kembali kepercayaan diri.

Sri Ratna kembali bangkit bersama rekan seperjuangan, seorang janda beranak satu, melalui Songket Permata yang didirikan pada 2012 di Indralaya, Ogan Ilir. Nama Songket Permata diambil dari makna nama Sri Ratna sebagai simbol harapan dan doa orang tua.

“Permata adalah singkatan dari Perusahaan Madlan Talang Aur, cita-cita ayah untuk membangun usaha yang mengingat asal-usul dan mendukung para penenun sebagai penopang ekonomi keluarga. Makna inilah yang menjadi doa orang tua dan harapan agar pengrajin songket di Sumsel terus bertahan,” ujar Sri.

Proses pembuatan songket memakan waktu sekitar satu bulan dengan unggulan pewarna alam yang ramah lingkungan karena hampir 90 persen tidak menghasilkan limbah berbahaya. Produk Songket Permata dipasarkan dengan harga Rp100 ribu hingga Rp2.5 juta, dengan penghasilan yang masih fluktuatif di kisaran Rp10 juta hingga Rp40 juta per bulan.

Baca Juga :  Sudah 2 Bulan Kasus Pemerkosaan Anak Kandung di Ogan Ilir Belum Diusut Tuntas, Korban Minta Keadilan

Perjalanan Songket Permata penuh jatuh bangun hingga titik terendah, sebelum Sri Ratna bangkit melalui pendampingan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel yang memperluas pemasaran dan jejaring usaha.

“Di titik terendah saya hampir menyerah karena sudah tidak punya apa – apa, tetapi dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel membuat saya kembali percaya diri, bangkit, dan terus berjuang untuk masa depan anak-anak dan lingkungan,” ujar Sri.

Songket Permata kini mempekerjakan empat warga sekitar Indralaya, termasuk janda beranak satu sebagai pengrajin, sekaligus menjadi ruang bangkit bersama bagi para perempuan yang terus berjuang memperbaiki kehidupan. Meski penghasilan masih fluktuatif, Sri Ratna tetap berbagi ilmu tentang songket dan pewarna alam di berbagai festival untuk menjaga kelestarian tradisi.

Baca Juga :  Gerak Cepat Konsolidasi OPD Dukung Asta Cita Prabowo

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa Songket Permata adalah bukti nyata bahwa pendampingan berkelanjutan dapat membantu UMKM bangkit dari keterpurukan.

“Sri bangkit dari titik terendah melalui pendampingan berkelanjutan. Yang membanggakan, ia tumbuh bersama sesama janda, melestarikan pewarna alam ramah lingkungan, dan menciptakan dampak berlapis bagi UMKM, perempuan, dan lingkungan,” ujar Rusminto.

Sebagai bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pemberdayaan Songket Permata turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 5 (Kesetaraan Gender), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), Tujuan 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

 

Berita Terkait

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Edukasi Warga Kasang Pilah Sampah dari Rumah
Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD
Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan
Angkat Kembali Kerduduk Lewat Batik Ciprat, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Dukung Kreativitas Warga

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:01 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:13 WIB

Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB