Pangkalpinang, INC,. – Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menegaskan komitmennya dalam menata dan membersihkan pasar melalui program gotong royong rutin yang dilakukan secara bergilir di seluruh pasar.
Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar bersih-bersih, tetapi menjadi langkah konkret pembenahan lingkungan pasar yang selama ini dinilai masih semrawut dan kurang tertata.

“Hari ini kita fokus gotong royong di pasar. Ke depan, ini dilakukan bergilir dan terus menerus agar kondisi pasar bersih dan masyarakat nyaman berbelanja,” ujarnya.
Ia juga menekankan, penataan pedagang menjadi bagian penting dalam program tersebut. Pemerintah akan mulai mengatur posisi dan cara berjualan agar lebih rapi, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan perbaikan infrastruktur pasar secara bertahap.
“Kita sambil melihat apa saja yang perlu direhab. Perbaikan dilakukan bertahap, karena ini program jangka panjang,” katanya.

Program ini menjadi, bagian dari gerakan Pangkalpinang Bersih yang selaras dengan program nasional Indonesia Asri. Wali kota menyebut, kegiatan kebersihan telah dijadwalkan rutin, yakni setiap Selasa di lingkungan kantor dan Jumat di tengah masyarakat.
Ia turut mengingatkan pedagang agar tidak lagi abai terhadap kebersihan, termasuk menyediakan tempat sampah sendiri dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Himbauan ini jelas, pedagang harus disiplin. Kalau pasar bersih, pembeli juga nyaman. Ini tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan, mampu mengubah wajah pasar tradisional di Pangkalpinang menjadi lebih bersih, tertib, dan layak sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. (I20)













