Melihat Aktivitas Pandai Besi di Limbang Jaya II Ogan Ilir, Sehari Bisa Produksi 20 Bilah Benda Tajam

- Redaksi

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

OGAN ILIR, inewsnusantara.com,- Desa Limbang Jaya II di Kecamatan Tanjung Batu, sudah lama dikenal sebagai salah satu sentra produksi peralatan besi di Ogan Ilir.

Produk yang dihasilkan seperti pisau, parang, celurit, egrek dan peralatan lainnya yang terbuat dari besi.

Salah seorang pandai besi di Limbang Jaya II bernama Faisal, sudah belasan tahun menekuni pekerjaan tersebut.

Saat dijumpai, Faisal sedang membuat egrek dengan ditemani seseorang yang membantunya.

Mula-mula, besi dibakar pada tungku yang bahan bakarnya dari arang dengan bantuan energi angin yang berasal dari pompa blower.

Tak sampai 15 menit, bahan besi akan mencapai tingkat panas pada suhu tertentu, di mana besi berubah warna kemerah-merahan yang merupakan pertanda besi siap ditempa.

“Selanjutnya besi dikeluarkan dari tunggu untuk dipotong sesuai ukuran yang mau dibuat,” kata Faisal, Rabu (4/6/2025) pagi.

Baca Juga :  Pangdam II/Sriwijaya Tutup TMMD OKI

Dijelaskannya, bahan baku besi didapatkan dari pengepul di Desa Limbang Jaya II.

Besi yang sudah dipotong dimasukkan kembali kedalam tungku untuk dipanaskan seperti pada tahap pertama.

Pada tahap ini, besi mulai ditempa untuk mendapatkan ketebalan yang sesuai dan memulai pembentukan model.

“Saat besi memuai, permukaan salah satu sisi besi dipukul menggunakan besi stempel dari masing-masing pengrajin,” tutur Faisal.

Besi yang sudah dibentuk Kemudian dipanaskan kembali, lalu ditempa untuk mendapatkan kekerasan besi yang maksimal serta bentuk parang yang sempurna.

Selanjutnya egrek dihaluskan salah satu sisinya untuk menghasilkan mata egrek yang tajam.

Egrek yang sudah dihaluskan kemudian dipanaskan kembali untuk disepuh agar kualitas terjaga.

“Proses ini adalah penentu kualitas egrek. Semakin lama egrek ditempa, semakin bagus tingkat kekerasannya,” jelas Faisal.

Pria 45 tahun ini juga menunjukkan beberapa bilah egrek yang sudah jadi dan siap dipasarkan.

Baca Juga :  Masyarakat Air Senggeris Yang Punya Lahan Tanah Menyetujui Pembuatan Jalan Lingkar

Dalam seminggu, biasanya pandai besi di Desa Limbang Jaya II bekerja setiap hari.

Dalam sehari, pandai besi biasanya menghasilkan 15 hingga 20 bilah parang atau peralatan tajam lainnya.

Aktivitas sebagai pandai besi telah dijalani Faisal sejak tahun 2010 atau saat usianya masih 30 tahun.

“Pandai besi ini pekerjaan turun-temurun sudah sejak ratusan tahun yang lalu,” ujarnya.

Hasil karya para pandai besi di Desa Limbang Jaya II dijual ke pasar-pasar yang ada di Ogan Ilir dan daerah lainnya di Sumatera Selatan.

Egrek dengan berbagai ukuran dijual mulai harga Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu.

“Limbang Jaya ini salah satu tempatnya pandai besi di Ogan Ilir. Selain mencari rezeki, tugas kami melestarikan warisan leluhur ini,” kata Faisal.

Berita Terkait

Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa
Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda
Warga Mangsang Desak Mabes Polri
Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa
Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:14 WIB

Tingkatkan Kewaspadaan Kamtibmas, Peltu Sunarko Rutin Patroli Desa

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:51 WIB

Puluhan Kepsek Plesiran Ke Pantai, Gaya Hedon Gelak Tawa, ini Kata Sekda

Senin, 27 Juli 2026 - 18:38 WIB

Warga Mangsang Desak Mabes Polri

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24 WIB

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:07 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan

Berita Terbaru

Palembang

Warga Mangsang Desak Mabes Polri

Senin, 27 Jul 2026 - 18:38 WIB