Korupsi Distribusi Semen Pt. Semen Baturaja,Saksi Ungkap M. Jamil Diduga Bantu Distributor Belum Penuhi Syarat Kelayakan

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang,INC,- Persidangan tiga terdakwa, Djie A Lie Alianto, M Jamil, dan Dede Prasade kasus Dugaan tindak pidana korupsi distribusi Semen di Pt.Semen Baturaja Rugikan negara puluhan miliar dipengadilan negeri Tipikor Palembang.kamis.24 September 2026.

Jaksa penuntut umum (jpu) Kejati Sumsel hadirkan tiga orang saksi dari pihak Pt. Semen batu raja,yakni Dodi Irawan selaku Vice Presiden (VP) Marketing PT SMBR, Eko David Irawan selaku VP Sales SMBR tahun 2018-2020, serta Ade Citra Kesuma selaku karyawan SMBR.persidangan dipimpin Ketua Majelis Hakim Ali Mardiat SH MH.

Dari keterangan saksi diduga dalam proses penunjukan PT KMM sebagai distributor rugikan negara puluhan miliar rupiah, terungkap dalam persidangan.

Seorang saksi mengungkapkan adanya permintaan dari M Jamil yang saat itu menjabat Direktur Pemasaran di Pt. Semen batu raja agar PT KMM dibantu menjadi distributor, meski sejumlah persyaratan disebut belum terpenuhi.

Baca Juga :  Pria Pemerkosa Anak Kandung di Ogan Ilir Resmi Ditetapkan Tersangka

Hal itu disampaikan Eko David Irawan, yang pernah menjabat sebagai Vice President Sales periode 2018-2020.

Dalam perkara dugaan korupsi distribusi di Pt. Semen batu raja tersebut, Eko juga pernah terlibat sebagai salah satu anggota tim yang melakukan penilaian kelayakan calon distributor.

Di persidangan saksi Eko menerangkan bahwa berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP), perusahaan yang hendak menjadi distributor semestinya terlebih dahulu menjalani masa trial.

Kemudian, calon distributor harus memenuhi target yang telah ditentukan sebelum dilakukan evaluasi kembali untuk menentukan kelayakan sebagai distributor.

Namun, menurut Eko, proses penunjukan PT KMM tidak berjalan sebagaimana mekanisme yang biasanya diterapkan.

Baca Juga :  Polres Banyuasin Intensifkan Patroli Gabungan, Fokus pada Pencegahan dan Dialog dengan Masyarakat

Saksi menyebut, penunjukan PT KMM sebagai distributor dilakukan berdasarkan surat.

Bahkan, dalam sebuah rapat, dirinya sempat mempertanyakan alasan PT KMM bisa ditunjuk sebagai distributor.

“Waktu itu di dalam rapat ada Pak Jamil dan Pak Dede. Mereka mengatakan terkait PT KMM ini agar dapat dibantu saja,” ujar Eko dalam persidangan.

Sementara saksi Dodi irawan mengakui awalnya PT KMM sebagai distributor khusus, namun faktanya Pt. KMM ada surat penugasan penebusan semen retail. Surat penugasan untuk penebusan semen retail KMM itu untuk wilayah Palembang, Banyuasin, dan Pontianak.

”Namun, akhirnya untuk wilayah Pontianak sendiri tidak terlaksana,” ungkap Dodi Irawan.

Berita Terkait

Korupsi Distribusi Semen Pt. Batu Raja, Penasehat Hukum M. Jamil dan Parasade Tanggapi Keterangan Saksi
Bazar Murah Kodim 0430/Banyuasin, Bantu Kebutuhan Pokok Prajurit dan Masyarakat
Ops Sikat I Musi 2026, Pelaku Curat di Pangkalan Balai Berhasil Diamankan
Kejari OKI Musnahkan BB Yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap
Kejari OKI Gelar Sidang Perkara Korupsi
Kejari OKI Hadirkan Layanan Jaksa Menyapa
Dugaan Skandal Kapal Tongkang Rp30 Miliar, Ketum PPWI Laporkan Kapolda Sumsel dan Tiga Pejabat ke Propam Polri
Polres OKI Ungkap Kasus Kematian PNS di Kayuagung, Seorang Pelaku Diamankan

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 23:18 WIB

Korupsi Distribusi Semen Pt. Batu Raja, Penasehat Hukum M. Jamil dan Parasade Tanggapi Keterangan Saksi

Kamis, 24 September 2026 - 22:12 WIB

Korupsi Distribusi Semen Pt. Semen Baturaja,Saksi Ungkap M. Jamil Diduga Bantu Distributor Belum Penuhi Syarat Kelayakan

Kamis, 24 September 2026 - 11:44 WIB

Bazar Murah Kodim 0430/Banyuasin, Bantu Kebutuhan Pokok Prajurit dan Masyarakat

Kamis, 24 September 2026 - 11:43 WIB

Ops Sikat I Musi 2026, Pelaku Curat di Pangkalan Balai Berhasil Diamankan

Rabu, 23 September 2026 - 17:50 WIB

Kejari OKI Gelar Sidang Perkara Korupsi

Berita Terbaru