OGAN ILIR,Inewsnusantara.com – Polisi merespon laporan masyarakat yang mengaku resah dengan aksi balap liar di seputaran kawasan Tanjung Senai, Indralaya, Ogan Ilir.
Tim Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Ogan Ilir menerima laporan ada warga yang hampir mengalami kecelakaan akibat balap liar.
“Tadi pagi ada warga yang melapor sangat terganggu karena menyangkut keselamatan saat melintas di Tanjung Senai,” kata Kasat Samapta Polres Ogan Ilir AKP Sutopo, Selasa (4/3/2025).
Petugas lalu turun ke lapangan mengecek aksi balap liar tersebut.
Di lokasi, petugas menjumpai tiga remaja yang sedang mengadakan balap liar.
Ketiganya yakni WS (17 tahun), RA (17 tahun) dan KM (18 tahun).
“Saat petugas kami mendatangi lokasi, ketiganya sedang bersiap melanjutkan balap liar,” ungkap Sutopo.
Selain membahayakan masyarakat, para pebalap liar tersebut diduga mengendarai motor bodong.
Karena saat diperiksa, kendaraan tersebut tak dilengkapi surat-surat.
Alhasil, tiga unit kendaraan sepeda motor tersebut diamankan ke Mapolres Ogan Ilir.
“Penindakan balap liar ini juga sebagai upaya menelusuri kendaraan bodong yang berpotensi merupakan hasil curian,” terang Sutopo.
Dilanjutkannya, aksi balap liar di kawasan Tanjung Senai telah memakan tiga korban jiwa.
Sehingga polisi akan terus meningkatkan patroli mencegah aksi balapan tersebut.
“Kepada masyarakat yang melintas di Tanjung Senai atau dimanapun wilayah Ogan Ilir dan menyaksikan ada balap liar, silakan lapor kepada kami,” pesan Sutopo.(Mat)













