Ogan Ilir Hujan Terus Tapi Masih Ada Kebakaran Lahan, Polisi Sebut Akibat Ulah Warga

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR – INC,-Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo menyebut sebagian besar kasus kebakaran lahan di Ogan Ilir disebabkan oleh ulah warga.

Baik disengaja maupun akibat kelalaian.

Bagus menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak, terutama pemerintah desa dan masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran.

“Penanganan kebakaran lahan tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada kolaborasi dari semua pihak, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten,” kata Bagus saat apel di Mapolres Ogan Ilir, Kamis (16/4/2026) pagi.

Dalam beberapa waktu belakangan, Ogan Ilir terus diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.

Baca Juga :  Dandim 0402/OKI-OI Mendampingi Kunjungan Kerja Wamentan RI Di Kabupaten Ogan Ilir 

Namun kebakaran lahan tetap melanda.

Khususnya di daerah rawan seperti Kecamatan Indralaya Utara dan Pemulutan.

Seperti kebakaran di wilayah Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara.

Informasi dari Satgas Karhutla, kebakaran berlangsung selama sembilan jam mulai Selasa (7/4/2026) siang pukul 12.00 hingga malam pukul 21.10.

“Lahan yang terbakar Selasa pekan kemarin luasnya kurang lebih 10 hektar. Namun akhirnya bisa ditanggulangi,” terang Bagus.

Area kebakaran berjarak hanya beberapa puluh meter dari ruas Tol Palembang-Indralaya (Palindra).

Bagus menjelaskan, berdasarkan prediksi BMKG, diperkirakan musim kemarau di Sumatera Selatan termasuk Ogan Ilir terjadi pada Mei hingga Juni mendatang.

Baca Juga :  UMKM Naik Kelas, Pelibatan Pemuda Kunci Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

“Adapun puncak kemarau terjadi pada Juli hingga Agustus. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kebakaran, terutama di wilayah rawan seperti lahan gambut dan daerah sulit akses,” papar Bagus.

Meski belum masuk musim kemarau, titik panas dan titik api terus dipantau oleh Tim Satgas guna mencegah potensi kebakaran.

“Tim Satgas akan terus bersiaga dan melakukan pemantauan secara berkelanjutan di lahan rawan kebakaran,” kata Bagus menegaskan.

Berita Terkait

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran
Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan
Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi
Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa
Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling
Densus 88 Perkuat Benteng Pelajar Babel, 1020 Siswa SMPN 1 Rangkui Dibekali Pencegahan Radikalisme Digital
PWI Bateng Perkuat Kemitraan dengan Kapolres Baru, AKBP Samuel Siap Lanjutkan Program Positif
Berikan Materi Bela Negara Serta Wawasan Kebangsaan, Babinsa Bentuk Karakter Siswa Melalui MPLS

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:24 WIB

Masyarakat Desa Baturaja EPD Keluhkan Penyaluran Bansos Tak Tepat Sasaran

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:07 WIB

Kurang Dari 24 Jam, Polres OKI Tangkap Pelaku Penganiayaan Maut di Air Sugihan

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Bio Solar Langka, SPBU Palem Raya Diduga Sarang Mafia BBM Subsidi

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:50 WIB

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:49 WIB

Pantau Keamanan Wilayah, Babinsa Koptu Harisun Rutin Sambangi Poskamling

Berita Terbaru

Banyuasin

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:50 WIB