DPRD Babel Harap Fokus Isu Krusial IPR dan Hilirisasi Timah

- Redaksi

Senin, 3 Februari 2025 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKA BELITUNG ,Inewsnusantara.com– Drama yang terjadi di tubuh DPRD Bangka Belitung (Babel) terus menjadi sorotan publik. Setelah hebohnya chat internal yang bocor, kini perbedaan pendapat antara dua Wakil Ketua DPRD terkait dukungan terhadap pengusaha untuk membuka pabrik hilirisasi di Batam semakin memperburuk situasi.

Terakhir, Edy Nasapta mengklarifikasi bahwa dirinya tidak pernah mendukung pembentukan pansus saat RDP dengan Perpat Babel.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Muncul anggapan bahwa para wakil rakyat ini sedang memainkan “sandiwara” untuk mengalihkan perhatian dari kasus korupsi timah Rp.271 triliun yang berpotensi menjadi Pansus DPRD Babel.

Sebelumnya, anggota DPRD Babel terlihat sangat mendukung pembentukan pansus 271 triliun untuk dibahas saat RDP dengan Forum Masyarakat Babel Menggugat. Namun, kini terindikasi adanya “permainan” kepentingan yang membuat pembentukan pansus tersebut terkesan tidak ada tindak lanjutnya.

Baca Juga :  Pemkab Banyuasin Ikut Peduli Selamatkan Sumberdaya Perairan dan Pelestarian Ekosistim Sungai Musi

Di tengah polemik ini, ada satu isu krusial yang seharusnya menjadi fokus utama, yaitu kepastian keberlangsungan hidup masyarakat melalui Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dan hilirisasi yang dikelola di wilayah Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

“Kenapa harus takut membuat pansus? DPRD Babel punya hak untuk mempertanyakan proses hukum dan apakah dana Rp.271 triliun bisa dikembalikan ke masyarakat Babel. Tapi ada satu permasalahan yang sangat darurat, yaitu IPR dan hilirisasi yang juga menjadi pertimbangan DPRD Babel untuk membentuk pansus,” ungkap Ahmad Wahyudi, Pemuda Pelopor IPR Desa Perlang, pada Senin (03/02/2025).

Ahmad Wahyudi juga menyoroti perubahan sikap anggota DPRD Babel yang awalnya terlihat sangat mendukung pembentukan pansus, namun kini terkesan ragu.

“Bayangkan saja, untuk kemerdekaan ekonomi masyarakat Babel, para wakil rakyat tidak sanggup untuk memparipurnakannya. Padahal di tengah konflik korupsi timah 271 triliun ada hak rakyat, yaitu IPR dan hilirisasi masyarakat Babel,” tegasnya.

Baca Juga :  HIPMI Palembang Siap Bersinergi Wujudkan Palembang Berdaya dan Sejahtera

Sekretaris Awam Babel juga menyayangkan sikap para wakil rakyat yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan IPR dan hilirisasi timah untuk Babel. Ia berharap masyarakat Babel dapat memiliki merek atau brand sendiri dan tidak lagi bergantung pada smelter yang ada.

“Sebentar lagi mau puasa dan lebaran, ayo dong. Masak masyarakat Babel dan wakil rakyatnya sepertinya diadu domba dalam kasus 271 triliun. Tapi lupa rakyat butuh kepastian agar pertambangan mereka menjadi legal,” harapnya.

Lanjut Ahmad Wahyudi, masyarakat Babel juga berharap agar DPRD Babel lebih fokus pada isu-isu krusial yang menyangkut langsung hajat hidup orang banyak, seperti IPR dan hilirisasi timah, daripada terjebak dalam “drama” yang tidak jelas arahnya. (*/Riski)

Berita Terkait

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital
Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan
Danrem 044/Gapo: Prajurit Hebat Berawal Dari Keluarga Yang Kuat
Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD
Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Sertijab Sejumlah Perwira di Polres OKI, Rotasi Jabatan Perkuat Pelayanan Kepolisian

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:01 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB