BANYUASIN,inewsnusantara.com,-Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 430-05/Betung, Kodim 0430/Banyuasin Serka Baharudin Serda Suprianto melaksanakan patroli serta sosialisasi kepada masyarakat di Desa Pulau Rajak, Kecamatan Betung.
Patroli ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi terjadinya Karhutla, terutama memasuki musim kemarau yang rawan kebakaran. Dalam kegiatan ini, Babinsa Koramil Betung bersinergi dengan aparat desa, masyarakat dan petugas terkait lainnya.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD melalui satuan kewilayahan dalam mendukung program pemerintah mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat merugikan masyarakat,” ungkap Babinsa Serka Baharudin di sela kegiatan.
Selain patroli, Babinsa juga memberikan imbauan kepada warga untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta mengajak masyarakat turut serta dalam menjaga lingkungan dari potensi kebakaran.
Kegiatan ini dilakukan secara rutin sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak.
Serka Baharudin menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat lebih memahami bahaya Karhutla dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.
“Kami mengingatkan warga bahwa membakar hutan dan lahan sangat tidak dianjurkan. Selain berbahaya, tindakan ini juga melanggar hukum,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perbuatan tersebut memiliki konsekuensi hukum yang berat.
“Membuka lahan dengan cara dibakar bisa dikenakan sanksi pidana, mulai dari hukuman penjara hingga denda miliaran rupiah. Ini sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan,” tegasnya.
Selain dampak hukum, Serka Baharudin juga menyoroti efek negatif Karhutla terhadap kesehatan dan lingkungan.
“Bahayanya sudah jelas, asap yang ditimbulkan dapat mengganggu pernapasan, terutama bagi anak-anak dan lansia. Selain itu, ekosistem juga rusak dan ekonomi masyarakat terdampak,” katanya.
Kegiatan patroli dan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya preventif yang terus dilakukan Babinsa di wilayah binaan.
“Kami rutin turun ke lapangan
agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.
Lebih baik mencegah daripada menyesal di kemudian hari,”
imbuhnya
Ia juga mengajak masyarakat untuk
lebih peduli dan berperan aktif dalam mencegah Karhutla. “Jika ada yang melihat aktivitas mencurigakan atau potensi kebakaran, segera laporkan. Partisipasi warga sangat penting dalam menjaga lingkungan kita,” katanya.
Di akhir kegiatan, Serka Baharudin kembali menegaskan harapannya agar masyarakat benar-benar memahami dampak buruk Karhutla.
“Mari kita sama-sama menjaga lingkungan ini. Jangan sampai kita sendiri yang dirugikan karena kelalaian. Ingat, ada sanksi berat bagi pelaku pembakaran hutan,” tutupnya. (Adm)













