Ponton Tambang Ilegal Kembali Merebak

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koba, inewsnusantara.com– Puluhan Ponton tambang ilegal kembali menjarah kawasan Merbuk, Kenari dan Punggung. Aktifitas ilegal tersebut sudah beroperasi lebih dari seminggu, namun hingga saat ini tidak kunjung ada tindakan ataupun laporan dari PT.Timah terkait kegiatan yang merugikan negara tersebut.

Tidak hanya itu, berdasarkan informasi yang diperoleh dilapangan, kegiatan tersebut telah mendapatkan izin oleh PT.Timah beserta Satgas Halilintar sebagai pengkoordinasi lapangan bagi para penambang.

Salah satu penambang yang tidak ingin diungkapkan namanya mengungkapkan, para penambang berani menambang di kawasan cadangan negara karena telah berkoordinasi dengan Satgas Halilintar atas perintah PT.Timah itu sendiri.

“Kami lah berkoordinasi dengan Satgas Halilintar bang, dan mereka diperintahkan langsung oleh PT.Timah, makanya kami berani dan timah kami dijual ke salah satu CV. Mitra PT.Timah ujar salah seorang penambang.

Baca Juga :  Usai Begal Karyawan Bank PNM, 4 Begundal di Ogan Ilir Rayakan Malam Tahun Baru di Kantor Polisi

“Timah yang kami peroleh langsung kami serahkan ke panitia, tapi jujur bang benar atau tidaknya ku dak tau, tapi dilapangan seperti itu bang,” tambahnya.

Tidak hanya itu berdasarkan informasi dilapangan ada beberapa bendera yang dikibarkan para penambanh timah ikegal di daerah tersebut seperti, fendy abox, Iswadi, Edi Gun Nibung, Sareng, Capui, Tokek, Wahyu, Roby simper dan beberapa bendera lainnya.

Sangat disayangkan hingga saat ini para pemain yang bermain di kawasan tersebut seakan kebal hukum padahal yelah berulang-ulang melakukan aktifitas ilegal yang sangat merugikan daerah dan negara.

Jika benar penambangan tersebut di bawah perintah PT.Timah dan Satgas Halilintar hal tersebut cukup membuat banyak pertanyaan, mengingat PT.Timah dan Satgas Halilintar seharusnya mencegah penambangan ilegal diwilayah IUP miliknya bukan memberi izin kegiatab ilegal tersebut.

Baca Juga :  Satgas PKH Gelar Sosialisasi Penertiban Kawasan Hutan di Banyuasin, Tegaskan Pengembalian Lahan ke Negara

IUP PT.Timah Sendiri saat ini seharunya belum bisa ditambang, mengingat IUP tersebut belum memiliki izin operasi menambang kawasan tersebut.

Sehingga jika melihat hal tersebut jelas, jika kawasan IUP PT.Timah yang berada di kawasan Merbuk, Kenari dan Pungguk belum dapat beroperasi walau dibawah perintah PT.Timah itu sendiri selaku pemilik IUP.

Melihat hal tersebut penting bagi pemerintah untuk mengambil tindakan tegas terkait kegiatan penambangan ilegal tersebut baik itu penambang hingga pemberi izin dan harus ditindak secara hukum, mengingat timah dikawasan tersebut merupakan cadangan negara.

Berita Terkait

Momentum Bhayangkara ke-80, Ketua PWI Bangka Tengah Serukan Sinergi Pers dan Polri
Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Personel Polres OKI Donor Darah Bersama TNI dan Masyarakat
Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI
Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Tulung Selapan Hidupkan Kembali Sumur Bor Terbengkalai di Ujung Tanjung
Pangdam II/Sriwijaya Awali Pembangunan Masjid Jami Al-Ma’ruf Hasanah
PT Timah dan PWI Bateng Tebar Kurban hingga Perbatasan Desa, Warga Haru Baru Pertama Kali Terima Daging Kurban
Kapolres OKI Serahkan Hewan Kurban Kapolda Sumsel Ke Pondok Pesantren di Lempuing
PMI Targetkan Edukasi Donor Darah Sampai Tingkat Kelurahan

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:27 WIB

Momentum Bhayangkara ke-80, Ketua PWI Bangka Tengah Serukan Sinergi Pers dan Polri

Senin, 29 Juni 2026 - 15:12 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Personel Polres OKI Donor Darah Bersama TNI dan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:32 WIB

Polda Sumsel Perkuat Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga melalui Jembatan Merah Putih di OKI

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:05 WIB

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Tulung Selapan Hidupkan Kembali Sumur Bor Terbengkalai di Ujung Tanjung

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:40 WIB

Pangdam II/Sriwijaya Awali Pembangunan Masjid Jami Al-Ma’ruf Hasanah

Berita Terbaru

Banyuasin

Galang Kekuatan Pertahanan Rakyat, Babinsa Aktifkan Linmas Desa

Kamis, 23 Jul 2026 - 12:50 WIB