Bunyi Siung: Penanda Sejarah yang Terus Menggema di Bangka Saat Ramadan

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangka, inewsnusantara.com– Bunyi siung, yang selama ini menjadi penanda waktu sahur dan berbuka puasa, kini tidak hanya dibunyikan oleh PT Timah, tetapi juga oleh brandweer swasta serta beberapa masjid di Bangka. Tradisi ini terus dipertahankan sebagai bagian dari warisan budaya yang mengingatkan masyarakat akan sejarah pertambangan timah di daerah tersebut.

Budayawan Elvian menyampaikan harapannya agar bunyi siung tetap menjadi bagian dari ingatan kolektif masyarakat Bangka. Menurutnya, siung tidak sekadar sebagai penanda waktu berbuka dan sahur, tetapi juga simbol peradaban yang menunjukkan bagaimana timah telah membentuk sejarah dan budaya masyarakat setempat.

Baca Juga :  Moment Menyambut Lebaran Idul Fitri 2025, Bank BI Membuka Layanan Penukaran Uang Melalui BI Pintar

“Seiring dengan bergantinya waktu, dari bulan Ramadan ke bulan Syawal, dan begitu seterusnya sesuai zamannya, siung akan terus menjadi bagian dari sejarah puasa di Bangka,” ujar Elvian.

Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya bahwa di tengah kemajuan teknologi digital, bunyi siung mungkin suatu saat akan tergantikan oleh metode yang lebih modern. “Sedih rasanya jika suatu hari nanti bunyi siung menghilang. Mudah-mudahan siung maghrib nanti bukan menjadi siung terakhir bagi kita,” tambahnya.

Baca Juga :  Karyawan PT SAML Tewas Ditusuk, Pelaku Ditangkap dalam Hitungan Jam

Hingga saat ini, PT Timah masih setia membunyikan siung di berbagai wilayah operasionalnya, termasuk di Kota Pangkalpinang, Mentok, Belitung, dan Belitung Timur. Tradisi ini diharapkan dapat terus bertahan sebagai bagian dari warisan budaya yang menghubungkan masyarakat dengan sejarah panjang pertimahan di Bangka.

Berita Terkait

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Anggota DPRD Bangka Marianto Tekankan Peran Pemuda dalam Penguatan Nilai Pancasila
Ustadz Zuhri: Koperasi Merah Putih Jadi Peluang Pemuda, Perkuat Yang Ada Dan Terhenti Di Evaluasi 
Ustadz Zuhri Tekankan Peran Pemuda dalam Sosialisasi Empat Pilar, Tegas Tolak Politik Uang
Polres OKI Selidiki Dugaan Zina di Sukadana Kayuagung
Ustadz Zuhri Tekankan Titang Tue Doa Sekampung Jadi Kekuatan Budaya dan Ekonomi Babel
Ustadz Zuhri : Titang Tue Doa Sekampong di Bintet, Tradisi Pemersatu Kebersamaan dan Keimanan
Arnadi: Forum Kebangsaan DPW PKS–MPR RI Perkuat Nilai Pancasila di Tengah Krisis
Gerak Cepat Tim Opsnal Polsek Talang Kelapa, Bekuk Pelaku Penggelapan Sepeda Motor dan Penadah 

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:14 WIB

Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Anggota DPRD Bangka Marianto Tekankan Peran Pemuda dalam Penguatan Nilai Pancasila

Senin, 20 April 2026 - 17:48 WIB

Ustadz Zuhri: Koperasi Merah Putih Jadi Peluang Pemuda, Perkuat Yang Ada Dan Terhenti Di Evaluasi 

Senin, 20 April 2026 - 17:46 WIB

Ustadz Zuhri Tekankan Peran Pemuda dalam Sosialisasi Empat Pilar, Tegas Tolak Politik Uang

Senin, 20 April 2026 - 13:44 WIB

Polres OKI Selidiki Dugaan Zina di Sukadana Kayuagung

Minggu, 19 April 2026 - 20:02 WIB

Ustadz Zuhri Tekankan Titang Tue Doa Sekampung Jadi Kekuatan Budaya dan Ekonomi Babel

Berita Terbaru

Daerah

Polres OKI Selidiki Dugaan Zina di Sukadana Kayuagung

Senin, 20 Apr 2026 - 13:44 WIB