Prof Udin Prioritaskan Pasar Rakyat Modern untuk Kendalikan Harga Bahan Pokok

- Redaksi

Kamis, 17 Juli 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkalpinang, inewsnusantara.com — Lonjakan harga bahan pokok kembali menjadi sorotan serius di Kota Pangkalpinang. Bakal Calon Wali Kota, Saparudin atau Prof Udin, menyebut persoalan ini sebagai masalah utama yang harus segera diatasi, kamis (17/07/2025).

Prof Udin menegaskan, bahwa pembangunan pasar rakyat yang modern dan tertata akan menjadi prioritas program jika dirinya bersama Dessy Ayutrisna (Cece Dessy) dipercaya memimpin Pangkalpinang.

”Pasar bukan sekadar tempat jual beli, tapi pusat distribusi yang menentukan stabil atau tidaknya harga kebutuhan pokok. Kalau pasarnya tidak terkelola dengan baik, rantai distribusi bisa panjang, harga jadi tidak terkendali,” ujarnya.

Baca Juga :  Pj Wali Kota Pangkalpinang Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan

Prof Udin menilai pembangunan pasar yang terintegrasi dengan logistik pangan lokal akan menjadi langkah konkret dalam menstabilkan harga sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan.

”Pasar rakyat harus jadi wajah ekonomi Pangkalpinang. Kita tidak boleh membiarkan warga kita susah makan hanya karena distribusi yang macet dan harga yang tidak wajar,” tegasnya.

Ia juga menceritakan pengalamannya saat meninjau langsung Pasar Air Itam. Kondisi sarana prasarana yang belum ideal dan keluhan para pedagang memperkuat komitmennya untuk merevitalisasi seluruh pasar tradisional.

”Kami ingin membuat pasar lebih rapi dan nyaman untuk konsumen, tapi tentu dengan formula terbaik agar aktivitas pedagang tetap lancar,” kata Prof Udin.

Baca Juga :  Pimpin Apel Gabungan, Ini Pesan Terakhir Pj Bupati Banyuasin Muhammad Farid S.STP MSi

Ia menambahkan, pasar yang sehat dan tertata akan memotong rantai distribusi bahan pokok dari produsen ke konsumen. Oleh karena itu, pembangunan pasar baru di lokasi strategis juga akan didorong.

”Pasar harus memudahkan petani dan nelayan lokal menjual hasil produksinya langsung ke masyarakat. Ini yang akan membuat harga lebih terjangkau,” tutupnya.

Pasangan Prof Udin–Cece Dessy mengusung konsep pembangunan yang fokus pada hajat hidup orang banyak, termasuk melalui penguatan fungsi pasar rakyat sebagai simpul ekonomi, distribusi, dan kesejahteraan warga.

Berita Terkait

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD
Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan
Gusti Pratama Terpukau Keindahan Bangka, “Suamiku Lukaku” Angkat Pesan Bahaya Kekerasan Dalam Hubungan
PT Timah dan PWI Bateng Tebar Kurban hingga Perbatasan Desa, Warga Haru Baru Pertama Kali Terima Daging Kurban
Ketua DPC PDIP Belitung Salurkan 7 Sapi Kurban di Tanjungpandan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:28 WIB

Densus 88 Perkuat Mahasiswa IAIN SAS Babel Tangkal Radikalisme Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:01 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

915 Warga Gerunggang Terima Bantuan Pangan, Setiap KPM Dapat 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:13 WIB

Belajar Dari DKI, DPRD Babel Bidik Reformasi Parkir Cegah Kebocoran PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31 WIB

Didit Srigusjaya Beri Ultimatum PT GML, Tuntutan Masyarakat 9 Desa Harus Diselesaikan dalam Sebulan

Berita Terbaru

Daerah

HAMASS Desak Kejati Sumsel Usut Korupsi Sektor Perbankan

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:36 WIB