OGAN ILIR,Inewsnusantara.com – Aksi bejat oknum guru silat yang mencabuli anak didiknya di Ogan Ilir, kini masih diselidiki oleh aparat kepolisian.
Peristiwa asusila tersebut terjadi di Ponpes Madinatul Quran di Desa Betung II, Kecamatan Lubuk Keliat, Ogan Ilir.
Informasi dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dikeluarkan polisi, korban seorang santri berusia 14 tahun.
Berawal pada 21 Januari lalu, korban baru selesai latihan silat di Kampus B Ponpes Madinatul Quran.
Sekira pukul 22.00, korban dan seorang rekannya dipanggil masuk ke rumah dinas pelaku dengan alasan untuk membersihkan rumah.
Setelah itu, korban dan seorang rekannya disuruh memijat badan pelaku.
“Pelaku lalu meminta kedua santri untuk membuka celana pelaku dan menyuruh memainkan alat vital pelaku hingga mengeluarkan sperma,” tulis keterangan BAP yang diterima wartawan, Selasa (18/3/2025).
Tak cukup sampai di situ, pelaku menyodomi korban dan menyuruh rekan korban melakukan hal sama.
“Pelaku menyuruh rekan korban dan mengatakan ‘gantian, giliran kamu (menyodomi korban)’,” perintah pelaku.
Diduga sebelumnya pelaku telah mencabuli korban berkali-kali sepanjang tahun 2024.
Setelah kejadian tersebut, korban dijemput kedua orang tuanya keluar dari ponpes tersebut.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir AKP Muhammad Ilham membenarkan laporan tindak pidana asusila tersebut.
Ilham menegaskan, polisi sedang menyelidiki perkara ini.
“Kami sedang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Untuk perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” kata Ilham dihubungi via telepon.(Mat)













